Tuesday, August 14, 2012

TANYA JAWAB NABI (S) DENGAN IBLIS:

TANYA JAWAB NABI (S) DENGAN IBLIS:

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibn `Abbas (r) bahwa suatu hari Nabi (s) keluar dari masjid dan beliau (s) melihat Iblis di hadapannya. Nabi (s) berkata kepadanya, "Mengapa engkau datang ke masjidku?" Ia berkata, "Ya Muhammad (s), Allah telah mengutusku untuk mendatangimu." Apakah Iblis beriman kepada Allah? Ya, dia beriman, tetapi perbuatannya telah dikutuk, tetapi dia tetap beriman kepada Allah. Sebelumnya dia adalah malaikat (Azaziil) tetapi dia membangkang dan sampai sekarang tetap membangkang sehingga Allah mengutuknya. Dia berkata, "Allah memintaku, 'Pergilah kepada Nabi-Ku dan biarkan ia bertanya kepadamu.' dan aku harus menjawabnya.

Kemudian Nabi (s) bertanya padanya, "Mengapa engkau menghalagi umatku untuk melakukan salat berjamaah?"
Dan dia menjawab, "Ketika mereka salat berjamaah aku mengalami demam tinggi dan tidak akan kembali normal sampai mereka meninggalkan masjid."

Nabi (s) bertanya padanya, "Mengapa engkau mencegah umatku untuk menuntut ilmu?" dan dia berkata, "Segera setelah mereka berdoa meminta kepada Allah, tiba-tiba aku menjadi buta dan tuli dan itu akan berlangsung terus sampai mereka berhenti berdoa."

Nabi (s) bertanya, "Mengapa engkau menghalagi mereka untuk membaca al-Qur'an suci?" dan dia berkata, "Ketika mereka membaca al-Qur'an suci, aku meleleh seperti serbuk mesiu."

Dan beliau (s) bertanya, "Mengapa engkau mencegah umatku untuk berjihad?" dia berkata, "Ketika mereka pergi berjihad, mereka membelenggu kakiku sampai mereka kembali dan ketika mereka pergi haji aku dibelenggu dari atas hingga ke bawah. Dan ketika mereka memberi sedekah, sebagaimana yang kalian tahu, Iblis menggigil. Dan ketika kalian berniat untuk memberi sedekah, Setan segera berkata, "Mengapa kau berikan sebanyak itu, berikan sedikit saja!" Jadi ketika kalian berniat untuk memberi 1000, lalu dia berkata, "500 saja, untuk apa memberi sebanyak itu!" Iblis berkata, "Ketika mereka memberi sedekah, aku akan digergaji seperti kayu dan aku akan terpotong-potong hingga berkeping-keping dan aku akan merasakan sakitnya." Itulah sebabnya dia mencegah kita untuk bersedekah.

{dari shuhba Mawlana Syekh Hisyam Kabbani (q), 12 Agustus 2012}

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...