Showing posts with label MSM. Show all posts
Showing posts with label MSM. Show all posts

Monday, December 16, 2013

Apakah Keuntungan Terbesar Bagi Manusia?

Apakah Keuntungan Terbesar Bagi Manusia?
Mawlana Syaikh Mehmet Adil qs
10 September 2012, Lefke Cyprus

Syaikh Mehmet Adil qs


Bismillahir Rahmaanir Rahim

Apakah keuntungan terbesar? Apakah keuntungan terbesar adalah untuk mendapatkan uang haram? Apakah untuk mendapatkan kekayaan dunya? Apakah manfaat terbesar adalah untuk mendapatkan hal-hal yang kalian sukai? Tak satu pun dari mereka memberikan manfaat. Apa yang kalian dapatkan di dunya, tidak ada manfaat sama sekali, jika kalian tidak melakukannya untuk akhirat kalian, maka seolah-olah kalian tidak mendapatkan manfaat apapun. Allah Azza Wa Jalla mengatakan, "Barangsiapa yang diselamatkan dari dosa dimana sebenarnya dia mampu melakukan dosa itu, tapi tidak jadi dia lakukan maka sesungguhnya orang ini memperoleh manfaat dan keuntungan terbesar.

Allah (swt) menunjukkan padanya rahmat-Nya. Misalnya beberapa orang yang sangat miskin, mereka tidak bisa melakukan dosa karena dia sangat miskin dan tidak punya uang. Mereka orang miskin merasa marah dan kecewa mengapa saya menjadi orang miskin, tetapi sebenarnya merupakan rahmat bagi orang itu, karena dengan kemiskinannya, dia tidak mampu membeli minuman keras, dia tidak bisa melakukan sesuatu yang buruk (zinah). Dia hanya tinggal dirumahnya, tidak punya uang untuk pergi berjalan-jalan sehingga terhindar dari maksiat.

Ada sebagian orang, yang Allah swt memberi mereka suatu penyakit, dan dia berpikir betapa aku telah menderita karena penyakit ini, tetapi dalam kenyataannya Allah telah menunjukkan kepadanya rahmat, untuk menghindarkan dirinya dari dosa-dosa. Allah (swt) memberikan penyakit untuknya sehingga ia tidak dapat berbuat dosa, maka orang itu mendapatkan manfaat keuntungan terbesar dihindarkan dari berbagai dosa.

Beberapa orang mereka semua dalam keadaan sehat,  tetapi jika Allah tidak ingin membiarkan mereka melakukan sesuatu, maka Allah (swt) menempatkan ribuan rintangan dan halangan di jalan mereka untuk terhindar dari melakukan dosa. Apa yang kita katakan di sini adalah, "tidak melakukan dosa adalah sebuah keuntungan terbesar".  

Begitu banyak jenis dosa, minuman keras, perzinahan, pencurian, dan beberapa orang menjadi marah ketika mereka tidak dapat melakukan bisnis dengan pemerintah. Ada pepatah yang mengatakan, "Kekayaan milik negara adalah seperti samudra dan kalian bodoh jika tidak mengambil keuntungan dari itu". Jadi mereka mencoba untuk melakukan berbagai korupsi dari uang negara, mencoba mendapatkan uang melalui cara-cara tidak halal dan ilegal. Dan mereka marah ketika mereka tidak bisa mendapatkan berbagai proyek dari pemerintah.

Tapi mereka akan melihat di akhirat nanti, betapa salahnya ketika mereka marah karena tidak bisa mendapat proyek pemerintah. Jika mereka tidak mendapatkannya, sebenarnya mereka diselamatkan Allah untuk tidak jatuh ke dalam dosa dan korupsi. Mereka tidak mendapat uang hasil korupsi hingga mereka terhindar dari dosa. Jadi mereka seharusnya senang untuk ini.

Jadi apakah keuntungan terbesar bagi manusia? Ini adalah hal yang paling penting disini, seperti yang kita katakan bahwa manfaat, keuntungan, rahmat terbesar dari Allah datang kepada seseorang, adalah ketika dia tidak melakukan perbuatan dosa. "Semoga Allah menyelamatkan kita dari dosa, demikian dikatakan dalam Ayat Suci. Siapapun yang terhindar dari berbuat dosa, itu berarti Allah menunjukkan kepadanya Rahmat-Nya, kasih sayang-Nya. Allah mencintainya. Ia memperoleh manfaat terbesar dengan hal ini.

Dan beberapa orang mengatakan pepatah tentang hal ini, "Jika saya mencuri dimalam hari, tiba-tba matahari terbit ditengah malam!". Maksudnya adalah jika seseorang ingin berbuat dosa (maksiat, minuman keras, zinah) dimalam hari, tiba-tiba ada begitu banyak halangan sehingga dia tidak dapat melakukan perbuatan dosa itu. Jadi ada yang mengatakan seperti yang kebanyakan orang belum pernah mendengar, bahwa ini berarti Allah SWT tidak membiarkan orang itu melakukan dosa. Hal ini sangat penting.

Oleh karena itu seperti yang kita katakan, bagi orang yang memiliki iman, dia tidak peduli apapun kondisinya, baik dia miskin tidak punya uang, atau dia menderita sakit, dia tetap gembira dan sabar karena hanya kepada Allah dia bergantung, dan Allah memberinya kabar gembira setiap saat, terus-menerus. Allah (swt) memberinya harapan bahkan jika ia berada dalam situasi yang terburuk, yang berarti ini situasi ketidak nyamanan yang dia hadapi adalah tidak sia-sia. Bahkan jika dia miskin, maka menjadi miskin tidak membuatnya kecewa dan sedih. Dia akan berpikir mungkin saja kalau saya kaya raya, saya akan tersesat melakukan berbagai perbuatan dosa.

Jadi meskipun dia miskin, dan hidup sebagai orang miskin sepanjang hidupnya. Maka kemiskinan ini diterimanya sebagai pencegah dia melakukan dosa, ia dapat bekerja dengan cara halal untuk mencapai rahmat Allah. Ini adalah seribu kali lebih baik daripada menjadi kaya tetapi melakukan berbagai perbuatan dosa dengan kekayaannya. Oleh karena itu, dihindarkan dari dosa adalah merupakan rahmat yang penting. Jika Anda memperhatikan dengan baik, maka tidak akan ada kesedihan atau kekhawatiran dalam diri seseorang yang beriman, orang-orang yang memilki adab yang baik.  

Hari ini kita berbicara tentang apa manfaat terbesar yang bisa Anda dapatkan? Apakah banyak Uang, memilki banyak wanita, memiliki banyak tanah dan mobil? Apa keuntungan dan manfaat terbesar bagi kalian, dimana kalian akan senang dengan hal ini? Semua benda-benda dunia ini, uang, rumah, wanita tidak akan ada manfaatnya sama sekali jika tidak menghindrkan kalian dari jatuh dalam perbuatan dosa. Manfaat atau keuntungan terbesar bagi manusia adalah ketika kalian dijauhkan dari perbuatan dosa, maka ia mendapat keuntungan terbesar.

Surat Al-Mu'min ayat 9 : "Dan peliharalah mereka dari perbuatan dosa dan kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari dosa dan kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar".

 "waqihimu alssayyi-aati waman taqi alssayyi-aati yawma-idzin faqad rahimtahu wadzaalika huwa alfawzu al'azhiimu ( Surat Al-Mu'min 40:9 )

Bagaimana kalian dapat dijauhkan dari dosa? Allah membuat penghalang antara dirimu dan dosa, sehingga kalian tidak dapat melakukan dosa. Mungkin dengan cara Anda sangat miskin, sehingga kalian tidak dapat pergi berjalan-jalan, kalian tidak bisa membeli minuman keras, kalian tidak bisa pergi dengan wanita untuk berzina atau untuk pergi berkeliling berjalan-jalan untuk minum, untuk membuat hal yang buruk karena Anda miskin.

Ketika kalian memiliki uang, dan banyak orang miskin ketika mereka memiliki uang, maka hal pertama yang mereka lakukan adalah pergi berjalan-jalan meninggakkan anak-anak dan istrinya dirumah dan dan pergi mencari wanita yang buruk untuk berzina, pergi untuk pergi untuk minum minuman haram, untuk berbuat dosa, dan tenggelam pada dosa. Jadi mungkin saja lebih baik untuk menjadi miskin seumur hidup, dan lebih baik dari menjadi kaya tetapi selalu melakukan segala perbuatan yang buruk, berbuat dosa. Karena ketika Anda melakukan dosa, Anda tidak berada dalam keberuntungan. Kalian akan berada dalam kondisi yang buruk di hari akhir, dihari kiamat.

Ada beberapa oarng yang Allah berikan penyakit dan tinggal dirumah, dan mereka tidak bisa pergi untuk melakukan dosa, maka itu adalah dari rahmat Allah. Meskipun terlihat seperti hukuman dengan penyakit yang dideritanya tetapi itu adalah rahmat dari Allah untuk menyelamatkanmu dari perbuatan dosa.  

Ketika kita melihat pria atau wanita yang menderta sakit, kita kasihan melihat mereka, tetapi itu sebenarnya adalah Rahmat Allah, Dia Maha Tahu segala sesuatu Dia adalah Maha Penyayang. Dia memberikan rahmat bagi orang-orang. Bukan untuk memberikanmu penderitaan, Dia Maha Tahu tentang dirimu dan tidak ada yang tahu apa yang dapat kalian perbuat dengan kesehatan dan kekayaan kalian, hanya Dia yang Maha Tahu.

Jadi jangan kecewa terhadap kehendak Allah. Yang terbaik dan bahkan lebih baik untuk menjadi sakit atau berada dalam kondisi buruk, atau untuk membuat penghalang antara kalian dan perbuatan dosa. Ini sesuatu yang tidak dapat Anda lakukan jika Anda memiliki kesempatan dan memilki uang banyak, karena orang bisa terjatuh melakukan dosa. Dan Allah Maha Penyayang, Dia menempatkan penghalang yang menyebabkan Anda tidak bisa melakukan dosa.  

Bila Anda tidak melakukan dosa, itu adalah keuntungan terbesar bagimu, manfaat yang terbesar untuk selamanya untuk keselamatan di akhiratmu, karena akhirat adalah selamanya. Bukan hanya untuk waktu hidup didunia yang sangat singkat ini, kehidupan dunia hanyalah waktu yang sangat singkat. Jadi setiap kali kalian harus berdoa, "Yaa Allah rahmati dan sayangi kami. Jangan biarkan kami melakukan dosa, dan setiap hal yang buruk". Setiap kali, setiap saat kita harus ingat doa ini.  

Setiap ayat dalam Quran, bagi orang yang beriman, yang percaya, maka Allah akan memberikan hal yang terbaik bagi orang-orang yang beriman. Untuk mereka yang memiliki iman, dalam Islam, maka semua kejadian adalah baik bagi mereka. Mereka senang, mereka harus bahagia. Tidak ada yang buruk bagi mereka. Dan inilah yang diajarkan Islam dari awal Islam sampai sekarang.

Tetapi dalam 50 atau 60 tahun terakhir ini kita melihat cara pendidikan dunia yang berubah drastis, kalian melihat begitu banyak orang-orang mengeluh, berteriak marah dijalan-jalan berdemonstrasi menuntut pekerjaan dan uang, mereka bosan atas kehidupan mereka, mereka berteriak, mereka keberatan dengan apa yang terjadi menimpa mereka, "Mengapa hidupku seperti ini? Mengapa, mengapa keburukan dan kemiskinan ini menimpaku?"

Penyesalan dan kemarahan seperti ini bukan dari Islam. Apakah Islam itu? Jika Anda mendapatkan sesuatu yang buruk, kemiskinan, penyakit yang menimpa kalian, kalian bersabar. Ini lebih baik daripada bergelimang dengan uang dan melakukan dosa-dosa, maka dengan menerima hal ini, kalian akan berada dalam kepuasan dan kedamaian. Klian akan berada dalam kebahagiaan. Dunia ini bukan akhir dari kehidupan. Kehidupan yang nyata datang setelah kehidupan dunia ini berakhir. Dan setelah masa kehidupan dunia yang singkat, bahkan jika kalian menderita hidupnya, maka Allah akan membuat kalian lupa. Mungkin 2 hari yang lalu mereka menderita dan kemarin kalian sudah tidak menderita, dan kalian akan senang kembali karena inilah tanda keimanan kalian. Karena ini adalah kehidupan dunia, kehidupan dunia sangatlah singkat dan akan dilupakan.

Wa min Allah at-Tawfiq, Al Fatihah

Tentang Ziarah Kubur

Tentang Ziarah Kubur
Shaykh Mehmet Effendi qs
22 Oktober 2012, Lefke Cyprus

Mawlana Shaykh Mehmet Effendi qs


Bismillahir Rahmaanir Rahim. As-Salamu Alaikum. Tariqatuna sohbah wa l-khayri fil jamia'.

Banyak sunnah-sunah Nabi saw yang mustahab. Dan salah satunya adalah ziarah mengunjungi kuburan. Sekarang banyak orang yang berbicara tidak benar dan membingungkan banyak orang. Mereka kelompok Salafi Wahabi, mereka mengatakan, orang tidak harus mengunjungi makam. Padahal ada ratusan Hadis bahwa sunah untuk mengunjungi makam, karena kalian dapat menarik pelajaran dari ziarah kubur, dan mereka para ahli kubur mendapatkan manfaat dari Al-Qur'an yang kalian baca. Ada Hadis yang jelas seperti ini.

Imam Bukhari juga meriwayatkan tentang ziarah kubur ini. Jadi ada banyak Hadis tentang Ziarah Kubur yang diriwayatkan oleh para ahli hadist. Artinya, jangah kalian bingung bahwa ziarah tidak diperbolehkan. Dan banyak orang-orang awam, mereka mendengarkan tanpa menyelidiki bahwa ada banyak hadist tentang ziarah kubur. 

Seorang lelaki muncul di TV dan mereka mengatakan adalah dosa untuk mengunjungi orang-orang mati (ziarah kubur), sehingga orang awam mengira bahwa mereka tidak boleh lagi mengunjungi ziarah kubur. Bagaimana pun itu adalah Sunah Nabi (saw). Kunjungi mereka, mereka adalah orangtuamu, teman dan saudaramu, ziarah kubur adalah untuk mendapatkan pelajaran dari mereka para ahli kubur dan mereka para ahli kubur juga mendapat manfaat dari Quran yang kalian baca, mereka menerima hadiah Anda .

Ada banyak Hadis seperti ini. Dan untuk mengunjungi, melihat kerabat, orang-orang dekat, teman-teman pada saat Idul Fitri juga thawab. Hal ini juga memperkuat umat Islam, untuk memiiki lebih banyak cinta kepada satu sama lain. Dan satu hal lagi, Allah ( AWJ ) memerintahkan hal-hal yang indah. Sementara setan memerintahkan sebaliknya. Dan ego manusia menginginkan hal-hal buruk. Semoga Allah melindungi kita semua itu. 

Dan begitu banyak Sunnah Nabi saw dan salah satunya yang Nabi saw menyukainya adalah untuk mengunjungi kubur, ziarah kubur. Kami katakan ini karena sekarang ada orang-orang yang sangat buruk yang  mengatakan bahwa haram untuk mengunjungi kuburan dan itu tidak diperbolehkan dalam agama. Ini adalah dusta. Karena ada ratusan Hadis dari Nabi (saw), dimana beliau saw memerintahkan pergilah untuk ziarah kubur, mengunjungi kuburan. Dan kalian dapat mengambil pelajaran dari orang-orang yang telah dikubur, apalagi mereka adalah orang tuamu, kakekmu, saudaramu sendiri. Ketika kalian membacakan al-Quran untuk mereka, maka sama saja seperti kalian memberikan hadiah untuk orang tuamu dan saudaramu, bacalah Quran untuk mereka dan kirimkan amal bagi mereka, maka ini sangat bermanfaat bagi mereka para ahli kubur. 

Ratusan Hadis ditulis tentang manfaat ziarah kubur, tetapi orang-orang sekarang mereka mendengarkan orang yang salah. Padahal hanya sedikit orang orang yang berkata kepada mereka "Ini bukan Sunnah, tidak halal, haram. Hal ini dilarang dalam Islam", dan mereka mendengarkan oarng yang sangat sedikit ini dan tidak mau mengecek kebenarannya. Mereka tidak menanyakan apakah ada atau tidak ada Hadis Hadis tentang ziarah kubur. Mereka mengatakan itu adalah haram untuk pergi ke kuburan, untuk mengunjungi orang-orang ini. Dan ini adalah sangat salah.  

Dan lihatlah apa yang mereka lakukan sekarang, bahkan mereka membom dan meledakkan kuburan Awliya Allah (Wali-wali Allah). Mengapa kalian malah mempercayai kata-kata orang yang kasar seperti ini?  Ada banyak Hadis Nabi (saw) mengatakan,"Hormati jenazah orang Muslim, Anda harus juga berhati-hati untuk menghormati jasad orang yang telah mati, bahkan jika Anda menemukan mayat belum dikubur maka kalian harus menguburkanya.

Tetapi lihatlah bagaimana mereka saat ini dapat berbuat seperti ini? Meledakkan makam sesama muslim? Mengeluarkan mayatnya dan menyeret-nyeretnya. Mereka ini adalah orang-orangnya setan. Sayidina Mahdi (as) akan datang ketika keadaan umat islam sudah menjadi sangat buruk, dan dunia dipenuhi fasad dan korupsi, Imam Mahdi akan datang.

Hari ini kita telah melihat orang-orang dinegara-negara Muslim, mereka menjadi orang yang liar. Mereka bagaikan hewan liar, bahkan binatang buaspun lebih baik dari mereka. Subhanallah ini adalah mukjizat yang Nabi (saw) telah prediksikan 1400 tahun yang lalu. Zaman sekarang ini benar-benar waktu dimana fitnah telah menyebar luas. Dan hanya Sayidina Mahdi (as) yang bisa menyelesaikan keburukan ini.


 Wa min Allah at-Taufiq, Al-Fatihah.



Hadist- hadist Tetang Ziarah Kubur

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah bahwa, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendatangi makam syuhada Uhud setiap awal tahun, seraya bersabda, ‘Keselamatan bagi kalian atas kesabaran kalian, sungguh sebaik-baik tepat tinggal terakhir.’”

Tujuan utama ziarah kubur adalah mengingat mati dan mengingat akhirat sebagaimana dinyatakan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka ziarahilah (sekarang)! Karena sesungguhnya ziarah kubur dapat mengingatkan kalian akan kematian.” (HR Muslim dari Abu Buraidah)
Dari Anas bin Malik, “Sesungguhnya ziarah itu akan melunakkan hati, mengundang air mata dan mengingatkan pada hari kiamat.” (HR Al Hakim)

Disunnahkan bagi orang yang berziarah mengucapkan salam kepada penghuni kuburan Muslim. Adapan ucapan salam hendaklah menghadap wajah mayat, lalu mengucapkan salam sebagaimana telah diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada para Shahabatnya ketika mereka berziarah kubur,

“Assalamu ‘alaikum dara qaumin Mu’minin, wa insya Allah bikum laa hiqun.”
Artinya, “Keselamatan atas kalian di tempat orang Mukmin, dan kami insya Allah akan menyusul kalian juga.”

 “Assalamu ‘ala ahlid diyari minal Mu’minina wal Muslimin, wa inna insya Allah ta’ala bikum laa hiqun. As-alullahu lana wa lakumul afiyah.” Artinya, “Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum Mukminin dan Muslimin, kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan kalian semua.”
Kedua lafazh salam tersebut diriwayatkan Imam Muslim.

Disunnahkan membaca surat Yasin seperti yang diriwayatkan Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Hibban, dan Al Hakim dari Ma’qal bin Yassar, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Bacakanlah surah Yasin pada orang yang meninggal di antara kalian.”  Imam Asy Syaukani dan Syaikh Wahbah Az Zuhaili menyebutkan bahwa hadits ini berstatus hasan.

Mendoakan si Mayat

Selanjutnya mendoakan untuk mayat usai membaca Al Quran. Sebab doa sangat bermanfaat untuk mayat. Ketika berdoa, hendaknya menghadap kiblat. Saat berziarah kubur di Baqi’, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdoa dengan lafazh, “Allahummaghfir li Ahli Baqi’il gharqad.”


Hadits dari Ibnu Abbas berkata: Ketika Rasulallah saw. melewati perkuburan di kota Madinah maka beliau menghadapkan wajahnya pada mereka seraya mengucapkan: ‘Semoga salam sejahtera senantiasa tercurah atas kalian wahai penghuni perkuburan ini, semoga Allah berkenan memberi ampun bagi kami dan bagi kalian. Kalian telah mendahului kami dan kami akan menyusul kalian’. (HR.Turmudzi)

Hadits dari Aisyah ra.berkata:


كَانَ النَّبِي .صَ. كُلَّمَا كَانَ لَيْلَتَهَا يَخْرُجُ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ إلَى الْبَقِيْعِ فَيَقُوْلُ:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ دَ ار قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ, وَاَتَاكُمْ مَا تُوْعَدُوْنَ غَدًا مُؤَجِّلُوْنَ,
وَاِنَّا اِنْشَا ءَ اللهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَو اللهُمَّ اغْفِرْ ِلاَهْلِ بَقِيْعِ الْفَرْقَدْ (رواه المسلم)  

 



“Adalah Nabi saw. pada tiap malam gilirannya keluar pada tengah malam kekuburan Baqi’ lalu bersabda: ‘Selamat sejahtera padamu tempat kaum mukminin, dan nanti pada waktu yang telah ditentukan kamu akan menemui apa yang dijanjikan. Dan insya Allah kami akan menyusulmu dibelakang. Ya Allah berilah ampunan bagi penduduk Baqi’ yang berbahagia ini’”. (HR. Muslim).


Imam Malik, sebagian golongan Hanafi, berita dari Imam Ahmad dan kebanyakan ulama memberi keringanan bagi wanita untuk ziarah kubur. Mereka berdasarkan sabda Nabi saw. terhadap Aisyah ra. yang diriyatkan oleh Imam Muslim. Beliau saw. didatangi malaikat Jibril as. dan disuruh menyampaikan kepada Aisyah ra.sebagai berikut :


 
إنَّ رَبَّك بِأمْرِك أنْ تَـأتِيَ أهْلَ البَقِيْع وَتَسْتَغْفِرِلَهُمْ




“Sesungguhnya Tuhanmu menyuruhmu untuk menziarahi para penghuni perkuburan Baqi’ untuk engkau mintakan ampun bagi mereka”


Kata Aisyah ra; Wahai Rasulallah, Apa yang harus aku ucapkan bila berziarah pada mereka? Sabda beliau saw. :


قُوْلِيْ: السَّـلاَمُ عَلََى أهْـلِ الدِّيَـارِ مِنَ المُؤْمِنـِيْنَ وَالمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَمُ الله المُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالمُسْتَأخِرِيْنَ, وَإنَّا إنْشَاءَ الله بِكُمْ لآحِقُوْنَ

   


‘Ucapkanlah; salam atasmu wahai penduduk kampung, dari golongan mukminin dan muslimin. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya pada kita bersama, baik yang telah terdahulu maupun yang terbelakang, dan insya Allah kami akan menyusul kemudian’ “.  
 


Untuk lebih jelasnya hadits yang dimaksud diatas adalah bahwasanya Nabi saw. bersabda pada Aisyah ra : 



“Jibril telah datang padaku seraya berkata: ‘Sesungguhnya Tuhanmu menyuruhmu untuk menziarahi para penghuni perkuburan Baqi’ untuk engkau mintakan ampun bagi mereka.’ Kata Aisyah; ‘Wahai Rasulallah, apa yang harus aku ucapkan bagi mereka? Sabda beliau saw: ‘Ucapkanlah: Semoga salam sejahtera senantiasa tercurah bagi para penduduk perkuburan ini dari orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang kami yang terdahulu maupun yang terkemudian, insya Allah kamipun akan menyusul kalian’ “. (HR.Muslim)

Dalam kitab-kitab itu juga diriwayatkan bahwa Siti Fathimah Az-Zahrah ra, puteri tercinta Rasulullah saw. hampir setiap minggu dua atau tiga kali menziarahi para syuhada perang Uhud, khususnya paman beliau Sayyidina Hamzah ra.


Aisyah ra. melakukan penziarahan tersebut berarti apa yang dilakukan Aisyah adalah sebaik-baik dalil dalam mengungkap hakekat hukum pen- ziarah kubur dari kalangan perempuan. Hal itu dikarenakan selain Aisyah sebagai istri Rasulallah saw. yang bergelar ummul mukminin (ibu kaum mukmin) sekaligus sebagai Salaf Sholeh. Karena Salaf Sholeh tidak hanya dikhususkan buat sahabat dari kaum lelaki saja, namun mencakup kaum perempuan juga (shahabiyah).

Friday, August 23, 2013

Mengapa Perusahaan Bersama Hancur

Mengapa Perusahaan Bersama Hancur
Mawlana Shaykh Mehmet Adil qs
27 Agustus 2012 - Lefke Cyprus


Mawlana Shaykh Mehmet Adil qs
Audzubillahi minasy syaithanir rajim, Bismillahir Rahmaanir Rahim.

Banyak perdagangan dan dunia bisnis hari ini mereka melakukan begitu banyak trik yang menipu satu sama lain. Jika dua atau tiga orang bergabung dan membuat suatu bisnis, tidak lama kemudian mereka berpisah dan berkelahi satu sama lain. Mereka mengklaim bahwa mengapa dia dapat banyak dan saya lebih sedikit, dia mengambil hakku, dia tidak bekerja, demikianlah mereka mengklaim satu sama lain.

Bahkan ini terjadi lebih banyak dan lebih buruk diantara sesama muslim. Setan menyerang dan memburu umat muslim jauh lebih sering dan lebih agresif. Maka tak ada lagi usaha bersama mereka yang berumur panjang dinegara ini. Kita tak pernah mendengar bahwa usaha bisnis perusahaan ini berlangsung 30, 40, 50 tahun atau 100 tahun. Bisnis mereka hanya berumur 3-5 tahun saja kemudian berpisah dan bangkrut, mereka bahkan saling memusuhi dan menjauh satu sama lain. Dan berkata, kau melakukan dengan jalanmu dan aku melakukan dengan jalanku. Padahal ketika mereka memulai bisnis bersama mereka saling bersahabat dan bahagia satu sama lain.

Maka saat ini buatlah perjanjian bersama, karena Allah swt menyukai hal seperti ini, tulislah perjanjian kerja bersama tersebut, dia akan mendapat bagian sebanyak ini, aku dapat bagian sebanyak ini, kemudian buatlah kesepakatan bersama untuk menerima perjanjian itu. Dan perjanjian itu berlaku ketika bisnis sedang baik atau buruk.

Tetapi lihatlah saat ini, sebagian terbesar mereka tidak membuat kesepakatan perjanjian bersama ini, bahkan jika mereka membuatnya, mereka tidak menaruh perhatian yang serius mengenai hal ini. Dan rahasia dari bisnis bersama adalah ketika bisnis menjadi sangat sukses maka janganlah kalian menjadi serakah. Sifat Serakah tidak disenangi Allah dan bukan perbuatan yang baik.

Ketika bisnis sukses satu sama lain berkata, saya yang mengerjakan ini sementara dia tidak bekerja. Maka kemudian bisnis bersama kalian akan jatuh, karena sudah tidak ada keberkahan lagi. Rahasia itu adalah jika kebohongan dan keserakahan terjadi, maka tidak ada keberkahan. Yang satu mengambil seluruh bagian dan yang lain tidak menerima apapun, bahkan kalian mengusir rekan bisnismu dan akhirnya kalian jatuh bangkrut.

Allah tidak memberikan kesempatan kepada kalian disetiap saat. Isilah waktu kalian dengan bekerja untuk mendapat rezeki kalian ketika keran itu terbuka. Bukan malah mengatakan aku yang mengambil semua dan kalian tidak akan mendapat bagian ini.

Seharusnya ketika kalian mendapat keuntungan yang besar maka berikan kepada yang lain keuntungan yang sama sesuai kesepakatan kerja meskipun misalnya pada saat itu dia tidak bekerja, sehingga mereka dapat memperoleh rezekinya masing-masing. Kebanyakan manusia ketika bisnis mereka berkembang dengan baik, mereka menjadi serakah. Dan akhirnya setelah 3-5 tahun mereka jatuh bangkrut. Mengapa hal ini terjadi?

Ketika penjualan bagus, mereka menjadi serakah dan mengurangi mutu produknya dengan tujuan untuk meraih keuntungan lebih banyak. Meskipun konsumer untuk tahun pertama dan kedua tidak meyadari penurunan mutu tersebut, namun pada akhirnya mereka merasakan bahwa kalian telah membohongi mereka dengan mengurangi mutu sehingga akhirnya mereka meninggalkanmu. Dan kalian jatuh bangkrut. Sangat sedikit mereka yang jujur dan memilki adab, kejujuran dan budi pekerti yang baik dalam berbisnis. Kebanyakan mereka bersiasat licik untuk memperoleh keuntungan lebih besar.

Lihatlah banyak perusahaan besar asing (barat) yang bisa bertahan selama lebih dari 100 tahun dan anehnya ini terjadi pada perusahaan non muslim, karena mereka selalu mempertahankan mutunya dan bahkan mereka tak akan mau merubah mutu sekecil apapun untuk meningkatkan keuntungan mereka. Contohnya, lihatlah sebuah perusahaan minuman terbesar didunia, mereka bertahan ratusan tahun karena dapat mempertahankan mutunya. Bahkan seandainya keuntungan yang mereka dapatkan lebih sedikit mereka tetap bertahan untuk tidak menurunkan mutunya. Dibandingkan dengan perusahaan lokal disini, mereka mengurangi mutunya bahkan saat usaha mereka berkembang dan akhirnya mereka ditinggalkan.

Maka kalian harus melihat contoh yang baik dari perusahaan besar yang tidak mengurangi mutu, tetapi lihatlah ketika untung besar malah mengurangi mutu untuk mendapat keuntungan lebih besar. Maka Nabi Muhammad Sallallahu alayhi wasalam berkata,"Siapapun yang menipu, maka mereka bukan bagian dari kami". Dan ketika kalian menipu dalam produk kalian, maka kalian jatuh kedalam yang haram dan seketika kalian juga yang pertama kali merasakan kerugian itu.

Sama halnya ketika kalian melakukan ibadah, kemudian mereka menipu, maka kalian sendiri yang akan menerima balasannya pertama kali. Proses Hukuman Akhirat sama dengan hukuman dunia ini. Dijaman Nabi (saw), ada dua orang bersaudara yang membuat bisnis bersama dan ini disebutkan dalam sebuah hadist syarif. Mereka bekerja bersama dan seseorang datang kepada Nabi (saw), berkata, "Yaa Rasulullah (saw), ketika saya bekerja, saudara saya tidak bekerja". Dan Nabi (saw) berkata,"Allah lebih mengetahuinya, mungkin saja kau mendapatkan rezekimu dengan keberkahan dari saudaramu itu". Dan hal ini merupakan sesuatu hal yang besar, sebuah tanda yang besar bahwa Nabi (saw) memberikan tanda-tandanya.

Begitu banyak manusia melakukan apa yang kalian kerjakan, bisa saja 1 juta atau 1 miliar orang melakukan pekerjaan yang sama seperti yang kalian kerjakan, tetapi siapapun yang Allah swt berikan keberkahan maka dia akan berkembang baik. Segala sesuatu dalam genggamanNya. Ketika kalian mengklaim,"Ini berkat ideku dan aku yang bekerja keras". Tidak bukan seperti itu keberkahan terjadi.

Seperti yang kami katakan sebelumnya, jika kalian bekerja atau memiliki bisnis bersama, maka jangan hancurkan dengan mengikuti nafsu ego kalian, ketika kalian berkata,"Aku yang mengerjakan semua ini, dan aku paham bisnis ini sementara kau tidak bekerja sama sekali". Ketika bisnis berjalan baik, lanjutkan dengan cara yang sama, jangan rubah apapun, jangan kurangi mutu. Berterimakasihlah kepada Allah dengan bersyukur, maka keberkahan akan bertambah. (Mawlana Shaykh Mehmet Adil qs, 27 Agustus 2012).

Monday, September 17, 2012

Wali Allah, Mereka Diberikan Hikmah


Wali Allah, Mereka Diberikan Hikmah
Mawlana Syaikh Mehmet Adil qs
16 September 2012 - Lefke Cyprus

Audzubillahi minasy syaithanir rajim. Bismillahir Rahmaanir Rahim.

Kita akan berbicara tentang Awliya Allah (Wali Allah), teman-teman Allah. Dan Wali Allah berbeda dengan Ulama biasa yang hanya tampilan luar saja. Wali Allah mereka mengetahui ilmu syariat dan juga ilmu tariqat sama baiknya. Bisa saja seseorang melihat seorang Wali sepertinya dia tidak paham Syariat, bahkan kadang seperti berlawanan dengan apa yang dikatakan dalam syariat. Tetapi sebenarnya mereka tidak pernah menentang dan berlawanan dengan syariat.

Awliya Allah, mereka penuh kasih sayang kepada setiap manusia, dan mereka melihat pendosa, pencuri bagai mereka melihat seorang yang miskin, dan kita merasa kasihan dan penuh kasih sayang terhadap orang miskin. Demikian juga seorang pencuri mereka kadang sulit meninggalkan kemiskinan mereka maka merekapun mencuri.
 

Ada sebuah gambaran yang dapat menjabarkan mengenai kasih sayang para Wali ini. Suatu ketika di Khorasan ada seorang pencuri sedang mengendap naik keatas atap rumah untuk memanjat rumah orang kaya. Ada seorang Wali Allah yang tinggal disamping rumah orang kaya itu. Wali Allah itu sedang berdzikir, salat malam dan bertafakur ketika mendengar suara diatas gentengnya. Dan dia melihat seorang pencuri sedang memanjat dinding rumah tetangganya dari genting rumahnya. Maka diapun berteriak sangat keras,"Maling..maling". Sehingga semua warga keluar dengan membawa tongkat untuk memukul maling itu. Dan Maling itu terkejut, segera dia melompat kejalan dan berlari sangat kencang, penduduk mengejarnya dan tak dapat menangkapnya karena larinya sangat cepat. Dan warga kembali kerumahnya meneruskan tidurnya.

Tetapi si wali tetap mengikuti jejak orang itu sampai akhirnya bertemu dengan maling yang berhenti dengan nafas terengah-engah. Wali itu kasihan melihat pencuri ini, betapa orang ini dengan sabar bangun dimalam hari dan bekerja dengan mencuri, tetapi akhirnya dia tidak mendapat hasil apapun dari pekerjaannya ini karena dirinya. Maka wali itu berkata,"Assalamu alaykum wahai temanku, saya adalah teman lamamu. Saya melihat engkau adalah seorang pemberani. Pemberani ada dua macam, yaitu mereka yang berani menghadapi musuhnya, atau yang kedua jika mereka berada dalam bahaya mereka akan berlari sekencangnya. Dan kau memiliki kedua macam sifat ini".

Maling itu tidak tahu, apa maksud orang ini memuji dia seperti ini. Kemudian wali itu meneruskan kata-katanya,"Wahai temanku, ada sebuah rumah yang tidak terlalu tinggi, disamping rumah yang hendak kau curi tadi. Dan kau akan mudah mencuri dirumah ini, karena dindingnya rendah dan kau tinggal masuk mengambil barang-barangnya karena tidak ada seorangpun yang tinggal disana, kau dapat menaiki punggungku untuk masuk kerumah itu.

Keesokan malamnya, pencuri itu datang kerumah itu dan dengan mudah dia masuk dan memgambil berbagai barang, jubah dan sebagainya. Ketika dia sudah cukup mengumpulkan barang, si wali berkata sekarang pergilah dan Wali itu berteriak kembali dengan kencang, maling...maling, dan wargapun bangun dan pencuri itu kaget dan lari sekencang-kencangnya tetapi kali ini dengan membawa berbagai macam barang curian. Dan seperti kemarin dia berhasil lolos karena larinya sangat kencang.

Wali itu tersenyum dan merelakan barang-barangnya yang hilang sebagai sedekah, karena rumah itu adalah rumahnya sendiri. Wali ini ingin membuat pencuri ini senang dengan mendapatkan barang-barangnya. Demikianlah para Wali penuh kasih sayang kepada setiap orang bahkan kepada orang yang buruk seperti pencuri ini. Ketika seseorang datang kepadanya maka tak pernah orang itu meninggalkan rumahnya tanpa membawa sesuatu. Demikianlah orang-orang yang burukpun merasa bahagia dekat dengan Wali Allah seperti Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs.

Ini adalah gambaran mengenai Mawlana Syaikh Nazim qs, beliau seperti ini. Banyak orang yang buruk datang, mereka mencaci maki Wali Allah, menipunya dan meninggalkannya, tetapi Mawlana tetap mendoakannya agar dalam tarikan nafas terakhirnya orang itu merasakan pertolongan Mawlana. Sehingga dia merasa malu dan menyesal telah mengkhianati dan mencaci-makinya.

Banyak orang yang tidak paham dengan Wali Allah, bahkan orang yang terdekatpun mereka tidak memahaminya. Meskpium mereka mengetahui bahwa ada banyak hikmah dibalik semua ini. Banyak orang yang buruk datang dan mereka berusaha menipu Mawlana dan mengambil keuntungan darinya, dan mereka berpikir Mawlana tidak mengetahuinya. Mawlana mengetahui semua itu dan sebenarnya mereka sedang menipu diri mereka sendiri. Tak ada seorangpun yang dapat menipu Mawlana. Tetapi wali Allah mereka memiliki kearifan, hikmah yang tak dipahami setiap orang.

Maka jangan kalian berpkir yang buruk tentang Mawlana, kau harus berkata,"Ada hikmah didalamnya dan aku tidak mengetahui". Jangan taruh pemikiranmu didalamnya. Banyak orang yang memiliki adab yang buruk dan Allah sendiri yang akan menghukum mereka.

Hikmah dari kisah ini adalah ketika pencuri itu masuk kerumahnya dan mengambil barang-barangnya yang telah dia sedekahkan untuk pencuri itu, maka sebenarnya pencuri itu jadi tidak berdosa karena memang dia yang menyuruhnya mengambil barang-barangnya sendiri untuk mebuat pencuri itu bahagia. Kedua pencuri itu terhindar dari dosa mencuri dirumah orang lain. Dan ada banyak hikmah yang tidak kita ketahui.

Hikmah sangatlah penting dan Allah swt berkata,"Siapapun yang Allah swt berikan hikmah, maka dia mendapat kebaikan yang banyak (Surat Al Baqarah ayat 269)

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran darinya".(Surat Al Baqarah ayat 269)

Wali Allah mereka diberikan hikmah dan siapapun diberikan hikmah maka mereka adalah orang yang beruntung.
Wa min Allah at Tawfiq
 

Tuesday, September 4, 2012

Perdagangan Untuk Akhirat


Perdagangan Untuk Akhirat
Shaykh Mehmet Adil qs
25 Agustus 2012 - Lefke Cyprus


Kami akan berbicara tentang perdagangan didunia, ada kalanya kita rugi dan ada kalanya kita memperoleh keuntungan. Ini semua kehendak Allah. Seseorang kadang mengklaim bahwa dunia sekarang milikku, aku memliki rumah mewah, yacht (kapal mewah), bank, mobil, semua berada ditanganku, tetapi tiga hari kemudian dia bangkrut dan melarikan diri dari negerinya.

Jika kalian bertanya, bagaimana kita dapat berdagang tetapi tidak pernah rugi? Ada perdagangan yang tidak pernah merugi, yaitu berdagang untuk akhirat. Jika dia menjadi seorang mukmin, yaitu dia mengerjakan seluruh perintah Allah (swt) dan taat kepadaNya dan kepada nabi (saw), maka dia akan selalu membuat keuntungan. Dan jika mukmin ini adalah orang yang kaya, maka dia adalah orang yang sangat beruntung dan jika dia orang miskin, dia tetap beruntung, jika dia dapat bersabar menerima apa yang Allah berikan kepadanya. Keduanya tak pernah merugi.

Dunia ini sementara dan akhirat selamanya. Jika kalian tak pernah beribadah didunia ini sesungguhnya kalian seorang pecundang, seorang yang merugi. Tetapi zaman ini, banyak manusia yang tidak memiliki iman, mereka tidak memiliki kepercayaan kepada Allah, meskipun mereka sangat kaya dan sehat, mereka selalu dalam keadan merugi. Sementara orang miskin yang memiliki iman, dengan senantiasa beribadah kepadaNya, meskipun dia sakit dan tidak memiliki harta benda mereka selalu dalam keadaan beruntung disisi Allah.

Ada keuntungan dalam segala hal yang kita kerjakan bagi mereka yang beriman, dan orang yang beriman harus berusaha untuk membuat Allah swt senang dan ridho kepadanya. Dizaman Nabi (saw) ada seorang sahabat yaitu Abu Talha (ra), dia salah seorang sahabat besar. Dia memilki seorang anak kecil yang sedang sakit parah dan dia tak dapat melakukan apapun ketika anaknya dalam sakaratul maut, sehingga dia keluar sebentar untuk mencari obat dan ketika malamnya dia kembali anaknya sudah meninggal dunia.

Ketika dia pulang dia bertanya kepada istrinya, "Apa yang terjadi dengannya?" Istrinya menjawab, "Anak kita telah beristirahat dengan tenang dan damai, dan tak ada kedamaian dalam istirahatnya yang lebih sempurna dari kepergiannya". Dan Abu Talha (ra) tidak memahami apa yang dikatakan istrinya. Istri para sahabat mereka adalah orang-orang yang tulus dan mereka tak pernah berbohong. Abu Talha (ra) begitu sedih dan sangat menderita.

Malamnya istrinya memasak makanan dan membuat pesta selamatan agar suaminya tidak bersedih, dan setelah selamatan kemudian mereka tidur bersama (berhubungan badan). Istri Abu Talha (ra) dimalam itu mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad (saw). Keesokan harinya Abu Talha (ra) menceritakan kronologi kejadian itu kepada Nabi Muhammad (saw) dan bertanya kepada Nabi (saw), "Bagaimana istriku bisa seperti itu menghadapi kematian anakku?"

Kemudian Nabi (saw) berdoa untuk mereka berdua untuk mendapat keturunan lagi yang baik sebagai pengganti. Dan tak lama kemudian istrinya hamil dan ketika dia melahirkan anaknya, Abu Talha (ra) berkata kepada istrinya, "Jangan kau susui dia dahulu sebelum aku membawa bayi ini kepada Nabi (saw). Kemudian dia membawa bayi lelakinya kepada Nabi (saw) dan juga membawa beberapa kurma. Dia berkata kepada Nabi (saw), "Ini bayiku yang baru lahir". Nabi (saw) bertanya kepadanya, "Apa yang kamu bawa? Tentu saja Nabi (saw) mengetahui bahwa Abu Talha membawa kurma. Nabi (saw) mengambil satu butir kurma dan mengunyahnya kemudian beliau (saw) mentalkin dan mengusapkan kebibir si bayi dan memasukkan kurma yang sudah dikunyahnya kemulut si bayi. Dan memberinya nama Abdullah.

Dan anak itu dikemudian hari menjadi Ulama Besar dan Hafidz Quran dan darinya kemudian dia memilki 9 anak yang semuanya Ulama Besar Hafidz Quran. Hafidz adalah seseorang yang hapal seluruh Quran dan mengetahui ilmu tentang Al-Quran. Jadi ketika kalian memiliki bayi, sebelum kalian menyusuinya bawalah dahulu kepada Nabi (saw), karena Allah (swt) Dia adalah Maha Pemberi. Meskipun awalnya tidak mudah bagi Abu Talha (ra) ketika dia ditinggal mati anaknya yang masih kecil. Tetapi istri Abu Talha (ra), dia mengetahui keberuntungan yang akan didapatnya kemudian hari.

Hari ini sangat sulit untuk dapat menerima kematian seorang anak yang masih muda seperti kesabaran istri Abu Talha (ra) menghadapinya, karena iman manusia saat ini sangat lemah. Berbagai penderitaan menimpa manusia, ada yang menderita sakit parah, ada yang tidak memiliki pekerjaan, perceraian, dan berbagai musibah yang terjadi, besar atau kecil, semuanya berasal dari Allah swt. Dan jika kalian bersabar, maka akan ada pahala untuk kesabaranmu. Segalanya telah tertulis di account kalian, rekening kalian akan bertambah banyak jika kalian mampu bersabar dan kalian akan mendapat kedudukan yang tinggi di akhirat kelak. Insya Allah.

Bagi mereka yang memilki banyak uang dan memilki kekayaan, jika merejka bersyukur kepada Allah dengan rajin beribadah kepadaNya, maka tentu saja mereka orang yang sangat beruntung. Keuntungannya akan selalu bertambah dan bertambah. (Syaikh Mehmet Sultan qs, 25 Agustus 2012).

Ahli Maksiat Masuk Syurga Karena Taubat

Ahli Maksiat Masuk Syurga Karena Taubat
Mawlana Syaikh Mehmet Sultan qs, 1 September 2012

Suatu saat di zaman Nabi Isa as ada seorang yang selalu berbuat buruk. Bahkan setanpun heran melihat dia, dengan keburukan yang sangat luar biasa, bahkan tanpa disuruhpun dia sudah melakukan keburukan sehingga setanpun menyerah. Seluruh hidupnya dipenuhi dengan berbagai jenis perbuatan buruk. Bahkan manusia sangat takut dengannya, jika dia datang maka orang lari karena takut akan perbuatan jahatny
a kepada mereka.

Dekat dengan tempat tinggalnya, ada seorang abid, ahli ibadah yang selalu dalam keadaan beribadah. Dia senantiasa dalam keadaan menangis dan mengisi hari-harinya dalam ibadah dan tak pernah bertemu seorangpun. Dan suatu ketika Nabi Isa as datang ketempat abid itu dan bertemu si ahli ibadah dan ketika dia melihat Nabi Isa as, segera dia mencium kaki Nabi Isa as dan bahagia melihat Nabi Isa as. Mereka berbincang dan tiba-tiba si ahli maksiat melihat mereka berdua dari jauh, dan sesuatu datang kedalam hatinya dia menangis tersedu-sedu sambil melihat Nabi Isa as, dan menyesali diri bahwa tak satu kalipun selama hidupnya dia pernah berbuat baik. Dan dia sangat menyesali apa yang telah dia lakukan dengan hidupnya selama ini.

Diapun berdoa dengan seluruh hatinya dan menangis meratap, "Yaa Allah, ampunilah dosa hambaMu ini yang selalu berbuat keburukan". Kemudian dia ingin mendekati Nabi Isa as, dan si abid begitu dia melihat orang yang sangat buruk ini seketika si abid marah dan memakinya,"Mengapa kau mengganggu kami wahai ahli maksiat, apakah kau tidak malu mendatangi kami, mengapa kau berani mendekat kepadaku, aku adalah ahli ibadah dan ini adalah Nabi Isa as, aku tidak mau bersama denganmu yang buruk dan aku tidak mau bersamamu ditempat yang sama didunia dan diharfi kiamat nanti".

Melihat hal ini, tiba-tiba turun wahyu Allah swt kepada Nabi Isa as, bahwa Allah swt menerima doa kedua orang ini dan mengatakan," Tak ada seorangpun yang meminta kepada-Ku dan dia pulang dengan tangan kosong, Aku mengampuni si ahli maksiat ini. Dan aku juga tidak senang dengan kesombongan si ahli ibadah ini, dan aku juga menerima doanya bahwa dia tidak akan bersama dengan si ahli maksiat yang telah bertobat ini di surgaKu".

Lihatlah Allah swt dapat merubah seketika seorang ahli maksiat untuk masuk ke surgaNya karena ampunanNya dan Allah swt menjerumuskan si ahli ibadah kedalam neraka karena kesombongannya dan doanya yang tidak ingin bersama dengan si ahli maksiat yang telah bertaubat ini. Allah swt ingin hambaNya untuk senantiasa rendah hati.

Kami akan bercerita tentang seorang murid yang mengunjungi Zawiyah Mawlana Syaikh Nazim qs. Wajahnya sangat indah sehingga setiap orang yang melihatnya akan senang kepadanya. Wajahnya bercahaya dan adabnya baik. Dia menginap selama 3 hari, di hari ke empat Syaikh kepala rumah tangga menyuruhnya untuk bekerja, karena 3 hari adalah hak seorang tamu yang harus diberikan kehormatan untuk memuliakannya sebagai tamu.

Begitu perintah itu datang dia tiba-tiba menghilang tidak terlihat lagi. Sehingga seluruh murid membicarakannya. Kami kira dia orang yang baik dan tulus, tetapi ternyata kami salah, ketika Syaikh menyuruhnya bekerja mengapa dia malah lari dan tidak mau bekerja. Mereka mencarinya kesana kemari.

Dan akhirnya mereka menemukan orang itu sedang menangis sendirian dan berdoa. Murid-murid yang lain memarahinya dan berkata, "Mengapa kau tidak mengerjakan apa yang Syaikh perintahkan kepadamu, kau tidak membersihkan dergah dan malah kau melarikan diri!!".

Dan orang itu menangis, "Aku ingin membersihkan tempat itu dan aku melihat seluruh dergah/zawiyah sangat bersih dan suci, sehingga aku tidak melihat ada kotoran di dergah, kemudian melihat kepada diriku sendiri dan aku melihat diriku sangat kotor dan tidak pantas berada di zawiyah itu, itulah sebabnya aku pergi".

Lihatlah murid ini, dia sangat rendah hati dan memilki adab yang sangat tinggi di zawiyah. Dia tak melihat ada yang kotor dan dia melihat dirinya demikian kotor. Tariqah mengajarkan untuk selalu rendah hati dan tidak bangga dengan segala amal ibadahmu. 

Berbicaralah yang Baik dan Perlakukan Setiap Orang Dengan Baik


Berbicaralah yang Baik dan Perlakukan Setiap Orang Dengan Baik
Mawlana Syaikh Mehmet Adil qs
2 September 2012 - Lefke Cyprus




Bismillahir Rahmaanir Rahim.

Ketika kalian berbicara yang baik dan memperlakukan setiap orang dengan kebaikan, maka kalian akan memenangkan dan menarik hati setiap orang. Tetapi sebaliknya ketika kalian mengatakan kata yang kasar dan keras, "Kerjakan ini", maka dengan kata-kata perintah seperti ini mereka akan merasa terganggu. Ada beberapa cara lain untuk mengatakan hal itu dengan penuh kelembutan dan adab yang baik sehingga bahkan mereka tak akan dapat menolak kata-katamu.

Kata-kata yang kasar akan sangat menyakiti hati seseorang dan mereka akan berbalik menghinakanmu dan dia berkata,"Betapa orang ini sangat kasar dan keras dan sangat menggangguku". Bahkan jika kalian memberikan nasehat yang baik, mereka tidak akan mau menerimanya.

Dahulu ada seseorang yang memiliki hati yang sangat lembut, dan selalu berbicara kepada seseorang dengan penuh kebaikan. Wajahnya sangat rupawan dan memiliki cahaya didalamnya. Dan setiap orang yang melihatnya akan mencintainya. Orang ini adalah seorang penjual madu. Dan kemanapaun dia pergi membawa dagangannya maka selalu terjual dengan cepat karena setiap orang akan berebutan untuk membeli madu darinya.

Hal ini menyebabkan seseorang yang memilki hati yang penuh iri dan dengki, cemburu melihat orang yang baik ini. Sifat si pendengki ini berlawanan dengan sifat orang yang baik itu. Dia sangat kasar, keras dan wajahnya selalu menunjukkan muka yang masam bagaikan cuka. Si Pendengki berkata, aku dapat mengerjakan apa yang dia lakukan dan aku dapat menghasilkan uang dengan cepat seperti apa yang dia lakukan. Dia berpikir bahwa menjual madu sungguh perkerjaan yang bagus dan dia mulai menjalankan bisnis madu.

Dia membeli berbagai madu dengan kualitas terbaik dan bukan madu yang jelek. Kemudian dia mulai berjualan dari pagi hingga sore, berkeliling kota pergi kesetiap tempat. Tetapi tak ada seorangpun yang mau membeli madunya hingga akhirnya dia pulang kerumahnya dimalam hari. Dia bercerita kepada istrinya dan istrinya berkata,"Seseorang yang melihat wajahmu, mereka langsung menjauhimu bahkan mereka tidak tertarik dengan madu yang kau jual meskipun kau menjual madu terbaik".

Itulah sebabnya meskipun seseorang memberikan nasehat yang baik tetapi tetapi tetap saja tidak ada orang yang mau mendekatinya. Mereka bahkan akan melakukan hal yang sebaliknya, karena kalian memiliki adab dan perilaku yang buruk. Jika kalian memperlakukan setiap orang dengan baik dan penuh ketulusan maka bahkan pisau yang tajam sekalipun tidak akan mampu memotongmu.

Ada banyak kisah seperti ini dalam buku Mawlana dan salah satunya adalah kisah seorang Pangeran dari Turkistan. Dia sangat kaya dan memilki perilaku yang buruk, sehingga banyak orang yang memilki dengan perilaku yang buruk berada disekelilingnya. Pangeran ini suka mabuk-mabukan dan suatu hari dia minum, minum dan minum sangat banyak hingga mabuk dan kehilangan kewarasannya. Dia menjadi demikian mabuk sehingga dengan sebotol minuman keras dia masuk kedalam masjid. Tentu saja tak ada seorangpun yang suka dengan tingkah lakunya yang buruk itu. Jika ada seseorang yang tidak suka dengannya maka dia akan memenggal leher orang itu. Maka tak ada seorangpun yang berani menasehatinya.

Dia masuk kedalam masjid dan melihat ada seorang Shaykh disitu. Pangeran ini mengucapkan assalamu alaykum kepada Shaykh dan Shaykh menjawabnya "wa alaykum salam, semoga Allah memberikan kebahagiaan kepadamu dan abadi selamanya, dan menjadikanmu seseorang yang dihiasi dengan kebahagiaan didunia dan di akhirat kelak". Lihatlah betapa indahnya kata-kata yang diucapkan Syaikh ini. Tetapi beberapa orang yang mendengar kata-kata Syaikh menjadi kesal dan marah, mereka berkata kepada Syaikh, "Mengapa kau mendoakan orang yang buruk ini dengan doa yang demikian bagus, padahal dia masuk kedalam masjid dengan mabuk dan dengan segala hal yang memalukan, bagaimana kau dapat mendoakannya seperti itu?

Biasanya para Syaikh tidak akan mau menerangkan hikmah dibalik tindakan dan kata-katanya. Tetapi Syaikh menjawab kepada semua orang yang hadir, "Dibalik kata-kata doa itu, aku mendoakannya agar Sang Pangeran tersadar dan mendapat kebaikan didunia ini dan agar dia juga mendapat kebaikan di akhirat kelak".

Tak lama setelah itu Sang Pangeran mendengar kata-kata Syaikh itu yang menyebabkan dia terbangun dan tersadar atas segala perilaku buruknya. Dia segera kembali ke Masjid itu dan mendatangi Syaikh serta mencium tangan Syaikh. Hidayah dan bimbingan hati telah masuk kedalam hatinya, karena keajaiban karamah dari doa Syaikh. Bisa saja Syaikh berkata yang lain, karena perilaku pangeran yang buruk ketika masuk kedalam Masjid yang Suci dalam keadaan mabuk. Dan bisa saja akibat kemabukan dan kemarahannya, pedang sang Pangeran akan memenggal kepalanya.

Tetapi karena kata-kata yang indah dan doa Syaikh, maka ketika Pangeran kembali ke Istananya dia tersadar dan melihat bahwa betapa banyak teman-temannya dan orang disekelilingnya memiliki perilakunya yang sangat buruk. Pekerjaan mereka hanya minum, mabuk dan bicara tak karuan, maka seketika Pangeran tersadar dia mengambil seluruh anggur dan minuman keras dan menghancurkannya. Dan tiba-tiba dia berubah 180 derajat menjadi orang yang baik.

Sang Sultan, ayah sang pangeran itu berkata," Yaa Huuu, siapakah orang yang dapat membuat keajaiban ini terjadi pada anakku? Dan mereka berkata,"Syaikh yang menyebabkan hal ini terjadi". "Aku bertahun-tahun mencoba mendidik anakku dengan berbagai disiplin bahkan dengan sangat keras, tetapi hanya dengan satu kalimat yang lembut dan doa yang baik, anakku akhirnya mendapat hidayahNya". Dan seluruh keburukannya pergi begitu saja, bahkan dia dapat membawa banyak teman-temannya yang buruk menjadi sadar dan kembali kejalan yang benar.

Lihatlah, hanya dengan satu kata, hanya dengan satu kalimat yang baik, dapat menyebabkan semua hal ini terjadi. Oleh karena itu, meskipun tidak mudah bagi setiap orang untuk dapat berbicara dengan kata-kata yang baik dan penuh hikmah, tetapi ingatlah sesungguhnya Al-Quran telah mengatakan. Allah swt berfirman :

"qawlun ma'ruufun wamaghfiratun khayrun min shadaqatin". Perkataan yang baik dan pemberian ma'af jauh lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan hati (perasaan si penerima). (Surat Al-Baqarah ayat 263).

Kata-kata ini ada didalam Al-Quran, bahwa perkataan yang baik jauh lebih baik dari sedekah yang diikuti dengan sesuatu yang menyakitkan hati sang penerima sedekah.

Wa min Allah at Tawfiq

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...