Saturday, July 7, 2012

Instruksi dan Perintah Setelah Malam Laylatul Bara'ah


Instruksi dan Perintah Setelah Malam Laylatul Bara'ah
Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs
6 Juli 2012 - Lefke Cyprus




Bismillahir Rahmaanir Rahim

Ini adalah instruksi bagi murid setelah malam Laylatul Baraah, murid yang berasal dari Eropa tidak diijinkan untuk mengunjungi dergah (Lefke Cyprus), karena mereka bisa tertahan disini jika perang terjadi di bulan Ramadan. Dan jika mereka tertahan disini maka mereka tidak akan bisa mengurus keluarganya. Setiap murid agar tinggal dirumahnya bersama keluarganya.


Sampai Idul Adha mereka tidak diijinkan mengunjungi Lefke, dan bagi mereka yang telah berada disini segera pulang kenegaranya. Demikian juga murid dari Turki tidak diijinkan untuk ke Lefke. Jika terjadi perang, (maka tidak ada pesawat maupun kapal yang dapat membawa kalian), dan kalian akan tertahan disini dan menjadi berat bagi kalian, bukan berat bagiku. Bagi mereka yang telah berada disini segera kembali hari Senin depan, area disini akan menjadi berbahaya saat ini.

Ketika kalian kembali kenegaramu, maka lebih baik bagi kalian untuk tinggal dipedesaan. Mereka sebaiknya tidak tinggal di kota besar. Bagi murid di Cyprus, ini adalah rumah mereka, tetapi mereka yang datang dari Eropa, pintu kami tertutup, ini adalah perintah. Setiap orang harus lebih banyak berdzikir dirumahnya. Mereka dapat berdzikir di dergah dinegaranya bersama Syaikh kalian.

Jika Syam telah terbuka maka kalian dapat pergi ke Syam, tunggu waktunya, dan kalian tidak perlu ke Lefke, tetapi pergilah ke Syam. Dan mereka yang telah berada di Syam, maka mereka harus tetap berada dirumahnya dan kunci pintu rumah kalian. Dan ini adalah intruksi dari Nabi Muhammad (saw),"Masuklah kerumah kalian dan kuncilah rumahmu, maka kalian akan aman".

Bagi mereka yang telah berada di Syam, kalian tidak perlu takut, perbanyaklah beribadah, salat dan dzikir dan kunci pintu rumah kalian, jika ada yang masuk maka tidak akan ada yang akan menyakiti kalian, karena banyak Awliya di Syam yang akan melindungi kalian. Ini adalah perintah bagi kalian yang berada di Syam.

Bagi mereka yang berada di Mesir, maka janganlah kalian turun ke jalan-jalan. Mereka hanya boleh pergi ke Masjid, bagi pria dan wanita jangan keluar rumah. Wanita harus senantiasa  memakai jilbab jika mereka harus keluar karena ini
merupakan perlindungan bagi kalian sehingga mereka tak bisa terlihat. Tutuplah pintu rumah kalian dan kuncilah. Instruksi ini telah turun kedalam hatiku terutama bagi mereka yang berasal dari Eropa. Aman Yaa Rabbi. 

Bagi murid yang berasal dari Eropa, India, Iran segeralah kalian kembali kerumah kalian, jangan berada disini. Dergah Lefke hanya untuk mereka yang tinggal disini hanya bagi mereka warga Cyprus, mereka yang berasal dari Eropa harus kembali pulang. Jika terjadi sesuatu maka kalian sebaiknya ke Masjid Hala Sultan, jika kalian tetap disini, maka tidak ada yang bertanggung jawab. Kami memohon perlindunganMu Yaa Allah, apa yang akan terjadi setelah ini tak ada yang mengetahui.

Mereka sebaiknya pindah ke pedesaan, jangan berada di kota-kota besar. Bagi mereka yang tinggal di Mesir, sebaiknya mereka pindah kepedesaan. Dan sangat berbahaya khususnya di Mesir. Syam dan Turki saat ini sangat berbahaya. Mereka yang tinggal di Istanbul sebaiknya segera pindah kepedesaan karena akan berbahaya disana. Perintah ini berasal dari para Awliya yang bertanggung jawab atas Istanbul. Jika mereka yang di Istanbul tidak pindah, maka 95% Istanbul akan menjadi puing. Jika mereka tidak mau mendengarkan, maka mereka akan binasa.

Bagi mereka yang berasal dari Amerika, Eropa, segeralah kalian kembali kerumah kalian. Kerjakan awrad dzkir harian Naqshbandi dirumah kalian, segera kalian kembali, dan jangan berada disini. Instruksi ini sampai kedalam hatiku dipagi hari setelah malam Laylatul Baraah. Bukannya kami tidak sanggup menerima kalian, bukan itu masalahnya. Kami mengatur disini dengan barakah dan karunia Allah swt, tetapi ini adalah perintah bagi kalian untuk segera pulang jadi ini merupakan point yang berbeda. Mereka dapat menaikkan bendera Naqshbandi, dan jangan kalian takut.

Bagi penduduk Mesir, kalian jangan keluar dimalam hari. Tutuplah pintu dan jendela kalian dan matikan lampu dirumahmu. Jangan biarkan rumah kosong hanya dengan para wanita tanpa seorang pria yang menjaganya. Penduduk Istanbul segeralah kalian pindah, karena sangat berbahaya bagi kalian, karena Istanbul akan menjadi puing-puing. Kota tua di Istanbul akan aman, tetapi bangunan lainnya (modern) akan hancur.

Waktunya sudah dekat dengan kedatangan Sahibul Waktu, Sang Pemilik Waktu ini, Sayidina Mahdi as sudah sangat dekat kedatangannya dan akan ada Perang Besar Armageddon, dan akan terjadi begitu banyak kehancuran. Orang Amerika, Eropa mereka harus tetap berada dirumahnya sampai hari Raya Haji. Jagalah anak lelaki dan perempuan kalian untuk tetap berada dirumahnya dan kunci pintu rumah kalian. Dan lindungi rumah kalian dengan membaca Ayat Kursi sebanyak 7x sebagai perlindungan sekeliling rumah kalian, maka tak ada seorangpun yang dapat mengganggunya.

Seluruh murid yang berada disini baik dari Eropa Amerika dan bahkan Turki mereka harus segera pulang esok hari, karena saya akan menutup dan mengunci pintu dergah. Inilah instruksi yang kami terima. Saya sebenarnya tidak ingin menutupnya, tetapi demikianlah perintah yang harus dilaksanakan. Para wanita tetaplah dirumah kalian dan jangan ada pria bukan muhrim yang melihat kalian. Ini adalah hukum syariat Allah untuk mempertahankan diri kalian. Semoga Allah melindungi kalian semua. Informasikan seluruh perintah ini dimulai dari besok.

Wahai penduduk Istanbul, cepatlah kalian segera keluar dari Istanbul, semua kejadian mengerikan akan terjadi dalam waktu 6 bulan dari sekarang. Kakek kami mengatakan hal ini, sangat berbahaya tinggal di Istanbul. Allahu Akbar al-Akbar, Allahu Akbar al-Akbar.

Wahai Tuhan kami, kami hanyalah hambaMU yang lemah. Lindungilah kami Yaa Allah. Fatiha. Waktunya sudah sangat dekat akhir dari serangan hebat di Syam dan kerusuhan dijalan-jalan di Syam yang akan mengancurkan segala sesuatunya dan semua akan musnah. Mereka tidak dapat menyerang dari sini kesana, tidak mungkin karena telah tertutup. Mereka hanya dapat menyerang sampai wilayah Jordan, dan mereka tidak dapat masuk lebih jauh. Jika mereka terus masuk maka aku akan menghancurkan mereka. Saya memang tidak dapat berjalan saat ini, tetapi aku dapat mencapai mereka dan menghancurkan mereka, Aman Yaa Rabbi.

Bagi mereka yang dahulu aku ijinkan berada disini, maka sejak saat setelah malam Laylatul Bara'ah ijin tersebut telah dicabut, kalian harus segera pulang. Hingga seluruh masalah di Timur Tengah terselesaikan, kalian tidak dapat berada disini, pulanglah dan kalian akan aman berada dirumah kalian dengan perlindunganNya.

Wa min Allah at Tawfiq

Tahun yang Sangat Berat Bagi Manusia


Tahun yang Sangat Berat Bagi Manusia
Mawlana Syekh Hisyam Kabbani qs
4 Juli 2012 - Lefke Cyprus




(Kutipan suhbah Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani qs)


A'udzu billah mina 'sh-shaytani 'r-rajim. Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Rahim. Nawaytu 'l-arba'in, nawaytu'l-'itikaaf, Nawaytu'l-khalwah, nawaytu'l-riyaada, nawaytu's-suluk, nawaytu'l-'uzlah, nawytu as-siyam lillahi ta'ala fi hadha'l-masjid.  Alhamdulillah malam ini adalah malam Laylatal-bara`ah or 15 Sya`ban, dan hari ini adalah hari Rabu, dan hari ini juga mereka di Lefke mengadakan malam Laylatul Baraah bersama  Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani qs

Sekarang kita memohon kepada Allah (swt) dimalam Laylatul Bara'ah ini agar Allah (swt) menjaga kita. Kita berada dipintu Awliyaullah (Wali Allah) dan berdiri di pintu Nabi Muhammad (saw). Awliyaullah menerima informasi sesuai waktu mereka, yang merupakan waktu Mekkah, Madinah dan Syam dan dari informasi ini ada banyak sinyal kepada mereka bahwa tahun ini akan menjadi tahun yang sangat berat, di mana akan ada begitu banyak masalah dan bencana alam seperti, badai dan gunung berapi yang akan meletus.

Ketika badai datang, maka dia tidak menyisakan apa pun, meskipun mereka orang yang baik atau buruk. Ketika badai bergerak, akan mengenai semua orang. Anda tidak bisa mengatakan bahwa saya telah aman. Tidak, semua orang akan merasa tidak aman, tetapi dengan rahmat kasih sayang Allah (swt) dan dengan belas kasihan Nabi Muhammad (saw) dan dengan berkah para awliyaullah, kami memohon agar mendapat perlindungan dan keamanan. 

Ketika Allah (swt) mengirimkan hukuman-Nya maka kita melihat bahwa bencana alam (tsunami) ini datang dan menewaskan banyak manusia, yang baik maupun yang buruk. Gempa bumi datang dan menewaskan manusia yang
baik dan yang buruk. Jadi kita memohon kepada Allah dan berdoa melalui Nabi (saw) dan memohon untuk tidak termasuk mereka yang akan tewas.

Sebuah badai besar akan datang dan akan menghancurkan jutaan pembangkit tenaga listrik. Dan badai ini tidak memilih milih bahwa ini adalah rumah orang Muslim dan ini adalah rumah non-Muslim atau ini adalah rumah orang muk'min  dan yang ini rumah orang yang fasiq. Semua sama. Badai yang akan datang tidak hanya menewaskan jutaan manusia bahkan akan menghancurkan seluruh negara itu dan mengubah seluruh sistem yang ada sekarang. Tidak ada sistem (teknologi, pemerintahan) yang akan tetap bertahan seperti sebelumnya.

Dan Awliyaullah khawatir akan terjadinya bencana yang sangat besar yang akan datang, dan mereka mengasingkan dirinya sebanyak yang mereka bisa untuk berada jauh dari manusia. Tidak pernah terjadi sebelumnya Mawlana Syaikh Muhammad Nazim al-Haqqani qs menjauh dari banyak orang seperti saat ini. Sekarang ia menjauh dari manusia secara fisik, tetapi secara ruhani Wali Allah berada dekat dengan semua orang.

Dan berita yang datang di malam (Nisfu Syaban) ini sesuai waktu Syam, Mekkah dan Madinah. Bahwa Awliyaullah telah diperintahkan untuk menyampaikan pesan, bahwa bagi mereka yang melakukan hal yang terbaik dan menjadi bagian yang terbaik dari umat Nabi (saw), maka mereka akan merasa kedamaian dalam hati mereka. Jadi untuk mereka yang datang (dimalam Nisfu Syaban ini) dan berdekatan bahu kebahu dengan awliyaullah atau bahkan ditingkatan yang lebih tinggi bersama para Sahabat Nabi (saw), maka mereka akan aman.

Dan itu adalah prediksi dari Grandsyekh Abdullah Faiz ad-Daghestani qs bahwa dari 7 orang, 6 akan tewas dan hanya tersisa 1 orang. (Kalau didunia ada 7 Milyar manusia maka 6 milyar akan tewas dan tersisa 1 milyar manusia). Sampai detik ini para Wali Allah sedang memohon belas kasihan Allah (swt), dan mereka mengatakan, Allah (swt) mengurangi dari 6 orang maka 5 orang akan tewas dan hanya satu akan tersisa, maka secara jumlah yang tewas akan berkurang dan yang tetap hidup akan lebih banyak.

Dan Allah swt memberikan pesan kepada awliyaullah melalui Nabi (saw) untuk mempersiapkan diri ditahun ini, dimana akan terjadi begitu banyak perubahan di seluruh dunia. Kita telah menyaksikan bahwa tahun lalu begitu banyak peristiwa terjadi. Tahun ini akan lebih banyak perubahan terjadi. Mereka mengatakan bahwa pada masa Imam Mahdi (as), disebutkan bahwa orang akan menggunakan pedang. Ketika Sayidina Mahdi (as) datang, dia tidak memerlukan senjata. Dia bahkan tidak membutuhkan pedang. Hanya dengan bertakbir Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, sebagaimana Nabi (saw) menyebutkan setiap mu'min akan mendengarnya, meskipun mereka berada ditempat yang jauh. Dan takbir ini akan menghentikan seluruh jenis teknologi, teknologi akan mati (blackout).

Takbir pertama seluruh teknologi akan mati (listrik berhenti), dan pada takbir kedua maka maka mereka bersiap untuk pindah ke Mekkah, Madinah dan Syam. Dan siapa pun yang memiliki iman yang kuat, dengan mengatakan La ilaha
illAllah Muhammad Rasuulullah, maka mereka akan bergerak pindah ke Syam (Damaskus) untuk bersama Sayidina Mahdi (as). Di manapun mereka berada meskipun jauh ia akan dapat mencapainya. Pada Takbir ketiga, maka semua orang beriman akan memiliki pedang ruhani, bukan pedang secara fisik. Mereka tidak menggunakan teknologi senjata, baik itu roket dan bom bahkan pedang.

Allah Azza wa Jalla akan menempatkan ditangan mereka teknologi surgawi dan itu akan seperti petir yang sangat kuat. Itu adalah teknologi surgawi, dimana ketika petir datang dan menyambar sesuatu maka ia akan menghancurkan. Sebuah petir yang sangat besar akan datang dan menghancurkan seluruh kota. Lihatlah badai yang terjadi minggu lalu (di USA) dan menghancurkan jutaan rumah penduduk. Ini adalah sebuah tanda bahwa hukuman Allah telah sangat dekat. Dan ini adalah tanda bagi semua orang, bahkan negara yang paling kuat di duniapun dengan hanya satu badai surgawi, mereka tidak dapat melakukan apapun untuk menghindarinya, hanya dalam 5 menit semuanya musnah dan ini menimpa 3 negara bagian. Kemana mereka dibawa pergi?

Itulah tanda bahwa kalian harus berhati-hati, karena Allah memberikan contoh kepada negara yang paling kuat (super power). Allah Azza wa jalla tidak memberikan contoh kepada negara yang lebih lemah seperti Rusia, Cina. Tidak. Allah (swt) memberikan pelajaran kepada negara yang paling kuat. Maka Allah swt memberikan contoh ditiga negara bagian yang dekat ibukota negara besar, ibukota negara utama di dunia (Washington DC). Allah berkata, Aku  kirim angin dan petir KU. Dan lima menit sudah cukup. Jika Aku memberi lebih dari 5 menit, maka akan menghancurkan seluruhnya.

Lihatlah Jepang. Lihatlah Indonesia. Allah tidak mengatakan Indonesia adalah negara Muslim. Hukuman Allah adalah ibrah, pelajaran bagi umat Islam. Jangan sombong dan arogan. Saya berikan hukumanKu kepada seluruh Negara baik Muslim maupun negara non-Muslim, hukuman yang sama. Untuk membawa mereka kembali ke jalan yang lurus, Sirotol Mustaqiim, dan sebagai pelajaran untuk membawa penduduk non-Muslim agar dapat membimbing mereka kejalan yang lurus (Sirat al-Mustaqim), seperti bencana tsunami dan gempa bumi yang pernah terjadi di Jepang.

Jika Allah ingin mengubah dunia ini, maka Dia akan mengubahnya. Akan ada begitu banyak perubahan yang akan
terjadi dimasa depan. Dan Allah memerintahkan awliyaullah untuk mempersiapkan diri. Dan bagaimana kita mempersiapkan diri kita sendiri? Jangan berada dijalan yang salah. Persiapkan diri kita dengan senantiasa berdzikir memuji Allah dan bersalawat memuji Nabi-Nya dan bersamalah dengan Awliyaullah dan dengan menyatakan Keesaan Allah, laa sharikallahu. Tidak ada partner bagi Allah (Laa ilaha illallah, Tidak ada Tuhan selain Allah).

Dan kita semua adalah hamba-Nya dan Nabi (saw) Sayyidina Muhammad (saw) adalah hambaNya yang tertinggi. Jadi pelajaran bagi kalian adalah jangan sombong, jangan berpikir bahwa kalian seperti buruk merak. Kalian bukanlah apa-apa. Jadi ini adalah ajaran bagi setiap orang untuk berhati-hati terhadap apa yang akan terjadi dimasa datang. 

Wa min Allah at Tawfiq

Salat Sunnah di Malam Nifsu Sya'ban

Hadratus Syeikh almarhum almaghfurlah; K.H Ahmad Mujahid al-Mursyid; Jeru Tumpang Malang, dalam bukunya al-Adzkar wal Ad’iyah, menyarankan kepada murid-muridnya setiap tanggal 15 bulan Sya’ban (tahun ini malam nisfu sya’ban jatuh pada Rabu malam Kamis, 4 Juli 2012 – kalender nasional) untuk :
shalat tsubutul iman 4 raka’at 2 salam

- waktu : bakda maghrib

ushalli sunnatallitsubutil iman rok’ataini lillahi ta’ala

“aku berniat shalat untuk tetap iman 2 raka’at lillahi ta’ala”

- setiap raka’at setelah Al-fatehah membaca :

surat al-qodar 1x
surat al-ikhlas 3x
surat al-falaq 1x
surat an-Nas 1x

- setelah salam pada shalat yang kedua membaca :

shalawat 10x (bebas shalawat apapun, panjang atau pendek)
doa
Allahumma inni istawda’tuka dini fahfazhu ‘alayya fi hali hayati wa ba’da mamati hatta alqaka mukminan ya robbal ‘alamina min su”il khatimah

“Ya Allah sesunguhnya aku menitipkan agamaku kepadaMu maka jagalah ia untukku ketika aku hidup dan setelah matiku sehingga aku bertemu denganMu dalam keadaan beriman, Ya Robbal”alamin, dari akhir yang buruk.”

3. membaca surat Yasin 3x

4. memanjatkan permohonan :

diluaskan rezeki dan berkah,
memohon ketetapan iman,
mohon bisa istiqomah dan
husnul khatimah (pungkasan yang baik).

5. membaca :


Do’a Nisfu Sya’ban :
Allaahumma yaa dzalmanni walaa yumannu ‘alaika yaa dzaljalaali walikroomi ya dzatthouli walin’aami laailaahaillaa anta zohrollaajiina wajaarol mustjiiriina wamaanal khoo”ifiina allaahumma ingkatabtanii ‘indaka fii umilkitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarron ‘alayya firrizqi famhu allaahumma bifadhlika fi ummilkitaabi syaqoowati wahirmaani wathordi waqtitaari rizqi wa atsbitni ‘indaka fi ummilkitaabi sa’iidan marzuuqon muwaffaqon fil khoirooti fainnaka qulta waqoulukal haqqu fi kitaabikal munzali ‘alaa nabiyyikal mursali yamhulloohu maa yasyaa”u wayustbitu wa’indahu ummulkitaabi. Ilaahi bittajallil a’zhomi fi lailatinnishfi min syahri sya’baanal mukarromillati yufroqu fiiha kullu amrin hakiimin wayubromu isrif ‘anni minal balaa”i maa a’lamu wamaa laa a’lamu wa anta ‘allaamul ghuyuub birohmatika yaa arhamaarroohimiin. Washollaalloohu ‘alaa sayidina muhammadin wa’alaa aalihi wasohbihi wasallim. amin



post by:musafir makam lan maqom

Thursday, July 5, 2012

Laylatal Bara'ah

Laylatal Bara'ah
Mawlana Shaykh Muhammad Hisham Kabbani qs
Fenton Michigan 4 July 2012





A'udhu billah mina 'sh-shaytani 'r-rajeem. Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Raheem. Nawaytu 'l-arba'een, nawaytu'l-'itikaaf, Nawaytu'l-khalwah, nawaytu'l-riyaada, nawaytu's-salook, nawaytu'l-'uzlah, nawytu as-siyam lillahi ta'ala fee hadha'l-masjid.

Alhamdulillah tonight is Laylatal-bara`ah or 15th of Sha`ban, and today is Wednesday and today they are doing it with Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani qs, may Allah grant him long life, doing tonight.  Tonight we will do it by reciting Yasin 3x and we are asking Allah swt to open our hearts and our minds and it is not easy.   It is not easy to see this what is going on in the world and we are part of the world.

So we are within changes that happening that will not leave laa hajar wa laa madar, it will not leave a stone, means mountain or desert, means a house in a desert or a tent, or on top of a mountain the people are going to feel the heat of the changes and the problems that are going to occur, as soon as possible and it is in Allah's Hands.

But awliyaullah have received many signals through last year and tonight on Sham / Mecca time, whose time is Awliyaullah's time, it is not everyone else's time, but it is the time of Mecca, Madina and Sham, that is the time they consider. And tonight Allah swt descended to the First Heaven and informed the Prophet (saw) and Awliyaullah what is going to take place.  

It is adab to say like that. You cannot jump above adab. Adab is to say, that Allah as mentioned in hadith, descends to First heaven, looks at what His servants are doing and reveals to the Prophet (saw) and from the Prophet (saw) to Awliyaullah what is going to happen in the coming year. That is the way Sahaba put it and that is how we put it. Adab is Adab. And adab is to be able to humble yourself as much as you can, not to say as if you are someone important.

Now we are asking in this night that Allah keep us on the threshold of awliyaullah and at threshold of the Prophet (saw). So what awliyaullah received the received already on their time, which is the time of Mecca / Madina / Sham and from these information there were signals to them that this year is going to be a tough year where too many problems going to erupt like a volcano.

When the storm comes, it doesn't leave anyone, good or bad. When it moves it hits everyone. You cannot say I am safe. No everyone is not safe, but with Allah swt mercy and with the Prophet (saw) mercy and with awliyaullah blessings, we ask to be safe. When Allah sent His punishment in previous nations it takes who is good and who is bad. An earthquake comes it takes who is good and who is bad. So we ask Allah and the Prophet (saw) and ask for sure not to be from those who are taken away.  

A big storm came and destroyed millions of electric power. And this storm didn't say this is a Muslim house and this is a non-Muslim house and this is mu'min house and this is fasiq house. It takes everything, equally. That storm that is coming is not coming in taking millions but taking whole countries away and changing the whole system not allowing any system to stay as it was before.   And awliyaullah are worried and secluding themselves as much a s they can to be away from people. Never was Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani qs away from people.

Now he is away from people in the physical realm, in spiritual realm he is with everyone. Awliyaullah are everywhere and are with everyone. As we mentioned in the issue of salawat, that they are going to be should to shoulder to the Prophet (saw). Those who are doing even one salawaat from what we mentioned of 18 of them or 20 or many others. Your reward is that your shoulder will be with shoulder of the Prophet (saw). That means that the Prophet (saw) will not be just one physical shamaail, everyone will be feeling he is with the Prophet (saw), shoulder to shoulder.

That is Prophet's miracle to be with everyone that loves him and does salawat on him. That is mentioned in many ahadith. Tazaahum al-aqtaaf. That is why in prayers in shari`ah they don't tell you to wide your feet, as they are doing today, but shoulder to shoulder, as to be no gap. But not the feet to be feet. The hadith of the Prophet (saw) says shoulder to sholder. That is why you make sure your shoulder is next to your shoulder.

Not bad adab that you put your toes with his toes and if you have eczema it goes to his toes. So this night awliyaullah received signals that everyone who does salawat on the Prophet (saw) 1000 x per day, his shoulder will be with shoulder of the Prophet (saw). Or with someone inheritor of the Prophet (saw). And what I mean awliyaullah are Sahaba and salif as-salih and those who up to today are going to feel something on their right or left shoulder - that is rubbing of the sholder of the Prophet (saw). And that Wali will not be rubbing the shoulder without permission of the Prophet (saw).

And that came tonight Sham time, Mecca / Madina time. That awliyaullah have been ordered for those who are best of the ummah to feel peacefulness in their hearts. So order came those who rubbed shoulders with awliyaullah or higher level with sahaba they will be safe. And that is prediction of Grandshaykh that out of 7, 1 will remain and 6 will go. And up to now awliyaullah were seeking mercy, saying O Allah reduce from 6. And now by their dua it is reduced to out of 5 one will stay, which is less, more in number. Less will go, and more will be living.

And Allah swt giving awliyaullah through the Prophet (saw) order to be ready this year for many changes around the world. Already we are seeing, we saw a year full of events. This year more events coming. They say that in the time of Mahdi (as), it is mentioned, that people will use sword. When Mahdi comes, he doesn't need weapons. He doesn't need sword even. By saying Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, as the Prophet (saw) mentioned every mu'min is going to hear it, even far away or nearby. Now that takbir as awliyaullah explained will stop all kinds of technology.

Everything will stop, and 2nd takbir everyone will be ready to move to Mecca / Madina and Sham. And whoever has a faith of iman, saying la ilaha ill 'Llah Muhammad Rasoolullah will be ordered to move to Sham to be with Mahdi (as). Wherever he is far he will reach. Third takbir, everyone will have a spiritual sword, not physical sword. They don't like to use technology whether sword or rockets or bombs. Only Allah will put in their hands heavenly technology like thunder. That is heavenly technology where when lightning comes and hits it destroys. A big lightning comes and takes whole city.

Storm came last week and destroyed millions of people's homes. This is sign you are near our revenge. And this sign to everyone that even most powerful country in the world with one heavenly storm they were not able to do anything in 5 minutes everything is gone and where is it gone? In tri-states, which are around that power. That is sign that be carefull, because Allah gives example with most powerful. He doesnt need to give with lesser ones like Russia, China. No give lesson to most powerful.

As in Quran when they said Sayyidina 'Isa (as) is son of God, Allah revealed two words it was sufificient. Kaanaa yaakulaana at-ta`am. They were eating food. You know yourself, you are in need for food, you are in need for toilet. That is balagha of Holy Qur'an. So how is son of God going to sit on toilet. New technology these toilets you can sit. Before it was a house, an outhouse. A hole and you have to squat on it. Before your parents or ancestors were squatting. So someone squatting must not raise his nose too much. kaanaa yaakulaan at-ta`am - means they were eating food so they were squatting.

So Allah swt giving an example of three states, major states, the capital of the major nation in world. Allah says I send my wind and I send My lightning. And five minutes is enough. If I give more than 5 minutes it will destroy you. Look at Japan. Look at Indonesia. Allah didn't say you are Muslim country. Allah giving ibrah, lesson to Muslims. Don't raise your neck and don't raise your nose. I give to Muslim and I give to non-Muslims, equal. To bring them back to Siratal Mustaqeem and to bring non-Muslims to guide them to Sirat al-Mustaqeem happnened in Japan.

If Allah wants to move it, He moves it. Too many changes coming. And Allah ordering awliyaullah to prepare themselves. and how to prepare themselves? Don't take it wrong. By praising Allah and praising His Prophet and praising His awliyaullah and by declaring His Oneness, laa shareek lahu. And all are His servants and the Prophet (saw) Sayyidina Muhammad (saw) is the servant highest servant.  So that lesson is coming very soon to everyone and don't think you are peacock, no you are noting.

So these are teachings for people to be careful of what is coming. And now Sayyidina al-Mahdi (as), they used to say what are you speaking about Sayyidina al-Mahdi (as). I remember over 50 years ago, Mawlana Grandshaykh speaking about Mahdi (as). And `Ulama sitting there I used to see them, they were stunned, why are you speaking about Mahdi (as)? And he said many times, one day he was in seclusion and his Shaykh Grandshaykh Sharafuddin ad-Daghestani (q), masha-Allah his presence coming quickliy and may Allah bless Grandshaykh and make us with him in dunya and akhira.

Ya sayyidee we took your words and it is our guarantee of safety long time ago.  And he said, Shaykh Sharafuddin qs passed by him in seclusion and said to him "Be ready tonight I am coming to take you." And passing midnight, passed by him in seclusion and said, "Come wtih me". And everything was ready in Istanbul. They went after midnight to a mosque in Turkish it is called Yeri Alti Camii. The Mosque underground. It is built from time of Sahaba and it is all arches. 

Grandshaykh said to Shaykh Sharafuddin qs, may Allah bless them both, where are we going. Shaykh Sharafuddin said, we have been ordered tonight to meet with Mahdi (as) and I am taking you with me. And we don't care what people say we care to be concise with what they taught us and to keep shariah and tariqah is shariah. In shariah the Mahdi (as) is coming and take baya between the Hajar al-Aswad and Rukn al-Yamani. And he is married and has 3 children and his father's name is as the Prophet (saw) father's name, and his mother's name like the Prophet (saw)'s mother's name.

And there are many ahadith on Mahdi (as), we can quote them one time. But awliyaullah have experience with signs of Mahdi as. And he said we are going to Yerii alti Camii. Went there to that masjid and he said I saw circles and circles of Awliyaullah are ready and present.  In a spiritual form. They are all filling the place. That masjid has three Sahaba, Hisham (ra) and Amr ibn Al-`Aas (ra), and one other I forgot his name. Two buried together and one buried separate. Sahaba reached there. You know that masjid. And he said awliyaullah filling the area.

When awliyaullah are present it means there is a meeting. And then Prophet (saw), spiritually, it is a vision, coming and then the Prophet (saw) in a spiritual presence. Not a physical presence. They can be in any presence they want, even heavenly presence. You can even say I saw a dream of the Prophet (saw). Can anyone say no. No, the Prophet (saw) said who saw me in the dream saw me in reality.

Then he said that behind Jabal Qaf the biggest group of mumin jinn, Allah said, Qaf wal-quran al-majeed. That Qaf symbolized Jabal Qaf that is behind the hadd ad-dunya there are creations that we cannot see. These eyes can see physical issues, behind that is full and the sultan of Jinn, Sayyidina al-Hazzaaz, as soon as the mother of al-Mahdi (as) on 7th day you have to make iqamah, he brought him, coming from behind Qaf mountain from behind hidden horizon coming to house of Mahdi (as) in Mecca and brought him to Yeri Alit Camii in Istanbul and there the Prophet (saw) make adhan in right ear and in left ear made iqamah and called him Muhammad al-Mahdi (as), he said I attended that with my teacher and my shaykh and at that time I knew he was born. Then he left and we cannot see anymore.

And the only two physical ones were Grandshaykh 'Abdullah al-Fa'iz ad-Daghestani (q) and Grandgrandsyaikh Sharafudin (qs)  and the rest were spiritual appearance. As soon as they put their hand to the Prophet (saw), then that scene was gone and that is a spiriatul vision.  and though that time he was born, still the time he reached will be 40 years. Whatever age, they have constant age, they don't change and he is appearing with that age. Even it goes to 200 years he is that age. And when Allah wants something it is kun fayakoon. From that time he saw Mahdi (as).

When Grandshaykh left dunya in 1973, we were in a very sad situation and after some months. I mentioned that before, but we share it here. I was always doing Dhikr in the attic.  And sitting there by myself covering with a sheet and doing dhikrullah and now I feel it now as it happened, like a big vision appeared. And Grandshaykh Abdullah (q) may Allah bless him came and Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani qs came and then all Awliyaullah Naqshbandi Golden Chain appeared and then all Naqshbandis appeared in their spiritual forms. All of them putting their hands over each other and Grandshaykh Abdullah (q) ordered me to put my hands and I am seeing them under all of them, then Awliyaullah appeared and then Sayyidina Shah Naqshband and Sayyidina Abdul-Khaliq and then Mahdi (as) putting his hands over all and then the Prophet (saw) putting his hand over all and then Grandshaykh said, now you take baya, real baya, confirming the previous baya to Grandshaykh.

And Grandshaykh Abdullah (q) doesnt give baya to anyone only to two. And then I put my hand and Mahdi (as) hand on top and then the Prophet (saw) hand on top. And Mahdi (as) reciting ayat al-baya and then reciting Allahu Allahu Allahu Haqq. Then that scene disappeared. So Mahdi (as) for awliyaullah is living. When he comes is in Allah's hands, Allah will order. But there are signals that they recieve on the Night of 15th of Sha`ban and what they are informing this night to followers is be ready for that big storm that is going to change everything. And don't at that time, regret.

Do your things as much as you can professionally and perfection. Perfection is only for the Prophet (saw) as Allah's servant and Perfection is of Allah alone. And struggle with yourself as much as you can to be perfect. And everyone going to be with Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani and may Allah grant him long life we must always pray that Allah give long life to our shuyukh. That is like we always pray for our mother and father to have long life, as they are our parents. And awliyaullah are our spriitual parents, and they guide us to right way, and their presence is rahmat, as it first comes on them and then is distributed. they are rahmat for eveyrone.

So we say may Allah give him long life, we don't want to see Mawlana Shaykh Naqzim qs to go from this dunya before Mahdi (as) comes. As he will present us to him. We don't want to be in last rows, but if we are in any row that is good at least we are in a row. And we want to be with Awliyaullah in their row, wa hasuna oolaaika rafeeqa. Prepare yourself and you know that is. Don't say I have a problem. Grandshaykh Abdullah qs used to say prepare for 3 months. Store food for 3 month, that doesn't perish and use slowly and replace it. But don't leave it to become bad. Use it and replace it. And beware from Shaytan as he might trick us any moment. Those people are going to be safe who believe in awliyaullah and who believe Mahdi (as) is coming.

There are many people who laugh at us. And Allah said in Holy Qur'an.  Tadhakoona qaleelan wa tabkoona katheeara, You will laugh very little and cry lot. We are going to laugh lot, insha-Allah that Allah give us happy life. You know yourself and you know your desires. Try to keep them as much as possible balance and rest we leave to Allah and the Prophet (saw) and to awliyaullah. Wa min Allah at-tawfeeq bi hurmati 'l-Fatiha. Insha-Allah with baraka of the night of nisf shaban and laylat al-bara`ah Allah will save us dunya and akhira.

Wa min Allah at Tawfeeq

Malam Laylatul Baraah (Nisfu Syaban) Merupakan Pembukaan Bagi Umat Sayyidina Muhammad (saw)

 Malam Laylatul Baraah (Nisfu Syaban) Merupakan Pembukaan Bagi Umat Sayyidina Muhammad (saw)
 (Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs, 
3 Juli 2012 Lefke Cyprus).

 

 
Bismillahir Rahmaanir Rahim, kepada seluruh umat Nabi Muhammad (saw), malam ini adalah malam Laylatul Bara'ah yang diberkahi. Insya Allah, malam ini merupakan kunci pembuka seluruh pintu-pintu bagi seluruh umat Islam. Dimulai dari malam 15 Sya'ban bulan yang dimuliakan ini. Kami berharap sejak malam ini akan ada tajalli (manifestasi) yang baru untuk keberuntungan hamba-hambaNya yang muslim. Zaman para tiran dan diktaktor telah selesai sejak malam ini.

Dengan izin dan dari perintah Allah Azza wa jalla dan dari dukungan Rasulullah (saw), kita telah sampai akhir dari penderitaan dan penghinaan yang dialami umat muslim dunia. Siapapun yang mendukung para Tirani dan tidak mengikuti jalan Nabi Muhammad (saw) dan mereka yang meninggalkan Syariat Islam dan mengikuti hawa nafsu dan ego dari orang-orang yang tidak beriman (non muslim) maka waktu mereka telah habis.

Bismillahir Rahmaanir Rahim, Rabbii wa RabbunAllah. Wahai manusia, perintah Allah swt kepada kalian adalah untuk mengikuti jalan (tariqah) yang benar, dan mengikuti jalan orang-orang yang lurus (Tariqat ur-Rasyad). Allah Jalla wa Alaa, membuat seluruh masalah ini jelas melalui Quran yang Suci. Satu kata, atau dua kata atau ayat atau setengah ayat menerangkan dengan jelas, ikuti jalan pertengahan, jalan yang seimbang dimana manusia tidak akan terjatuh didalam kerusakan dunia dan mendapat hukuman azab akhirat.
Wahai Ulama Mesir, dan seluruh Ulama Muslim. SubhanAllah, Allah (swt) membangunkan hambaNya melalui al-Qur'an yang suci. Al-Quran yang suci bukanlah buku cerita. Bukan. Peristiwa yang terjadi kepada rakyat Mesir saat ini dan masa sebelumnya dan seluruh hal yang terjadi dimana manusia melangkah mengikuti jalan yang salah, bukan jalan yang benar dan mereka mengikuti hawa nafsunya. Manusia mengikuti nafsu egonya yang buruk, dan mereka memilih jalannya sendiri yang berlainan dengan jalan yang telah ditunjukkan Al-Qur'an yang Agung. Oleh karena itulah korupsi merajalela tersebar keseluruh penduduk Mesir sejak seabad yang lalu.

SubhanAllah, Allah Allah, Allah Allah, berbagai jenis korupsi terjadi karena mereka mengikuti hawa nafsunya. SubhanAllah, dizaman Firaun, dia berpikir bahwa dia adalah Tuhan yang menciptakan manusia dan mereka mengikuti jalannya, yang bukan jalan yang Haqq (benar). Dimasa itu Firaun berada didalam Istananya dan ada seorang lelaki yang beriman dan yang terbimbing dan berkata kepada Firaun dan para pengikutnya. Dia berkata,"alaysa minkum rajulun rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal ?" (QS 11:78).

Apa yang terjadi dengan kalian, apakah tidak ada di antaramu seorang yang berakal? Mengapa kalian mengikuti begitu banyak jalan setan dan saling berkelahi dan berargumentasi, sehingga kalian terjatuh kejurang yang dalam dan kalian tidak dapat keluar dari kondisi itu. Kondisi dan situasi ini sangat berat, dan hanya dapat diatasi jika kalian mengikuti orang yang memiliki akal. "alaysa minkum rajulun rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal ?"
Wahai rakyat Mesir, carilah orang yang memiliki akal. Jangan katakan bahwa orang ini telah menang pemilihan umum, dia tidak memiliki rasa. Kami menginginkannya dan menunjuk pada diri kita, bahwa semua adalah untuk Tuhan kita, yang memerintahkan seperti dikatakan oleh orang yang berbicara kepada Firaun dan pengikutnya, mereka yang memilih jalan dan jalan itu bukanlah jalan orang-orang yang benar. Dan dia berkata kepada mereka,"Alaysa minkum Rajulun Rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang pemimpin yang berakal ?" (QS 11:78). Apakah sudah tidak ada yang tersisa lagi diantaramu? Kata-kata ini berasal dari Al-Quran al-Karim.

Wahai rakyat Mesir, mengapa kalian tidak mencari orang yang berakal? Apakah kalian pikir dengan pemilihan umum kalian akan mendapatkan orang yang memiliki akal? Hasha, Tidak mungkin. Rajulun Rasyid, seorang pemimpin yang berakal tanda-tandanya adalah seperti yang dikatakan oleh seseorang yang beriman kepada Firaun, mengapa mereka melakukan, hal yang salah dan mengapa mereka melakukan hal ini? Mengapa kalian melakukan kesepakatan ini, siapakah yang kalian ikuti? Kalian mengikuti hawa nafsumu belaka. Hawa nafsumu bertentangan dengan jalan orang-orang yang benar yang mendapat bimbinganNya.

Hawa nafsu tidak akan mendatangkan kebaikan. Kebaikan berasal dari orang- orang yang terbimbing, maka bersamalah dengan mereka yang terbimbing (Wali Allah), carilah mereka. "Alaysa minkum rajulun rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang pemimpin yang berakal ?" (QS 11:78). Apa yang kalian lakukan?
Tidak adakah tersisa dari kalian yang memilki akal? Kami bertanya kepadamu, saya hanyalah hamba yang lemah dan saya bertanya kepadamu wahai rakyat Mesir.
Qur'an adalah al-Adzim sesuatu yang Agung, Allah (swt) tidak mendongeng cerita. Apa yang terjadi? Satu orang telah menyelamatkan seluruh bangsa dizaman Firaun. Dia sangat terheran-heran dengan betapa buruknya perilaku mereka. Hanya orang yang tidak memilki pikiran yang dapat menerimanya. Dan ini tidak mungkin terjadi bagi mereka yang berakal dapat menerima perbuatan mereka. Dan dia berkata kepada mereka,"Alaysa minkum Rajulun Rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang pemimpin yang berakal ?" (QS 11:78). Mengapa Allah swt mengatakan hal ini? Quran al-Karim telah menyelamatkan anak Bani Adam (as) dari setan dan kejahatannya. 
Wahai manusia, carilah orang yang memiliki akal (orang yang dapat membimbing dijalan Nabi saw). Al-Quran bukanlah buku cerita hikayat. Kitab Suci al-Quran saja cukup bagi seluruh manusia untuk dapat terbimbing. Mereka harus bertanya, "Alaysa minkum Rajulun Rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal ?" (QS 11:78). Dimanakah dia orang yang dapat membimbing kalian berada? Apakah di Inggris, Damaskus, Rusia, Amerika? Saudi, India, Iran, China? Carilah orang berakal yang dapat membimbing kalian dijalan yang benar, Rajulun Rasyid. Dan katakan, orang ini adalah orang yang dapat membimbing manusia (dijalan Nabi saw). Maka dia akan menunjukkan pada kalian jalan yang benar.

Maka kita semua harus berada di jalan yang lurus, Sirothol Mustaqim, dimana Allah (swt) ridho kepada mereka. Jalan yang Lurus. Setiap waktu, Rasulullah (saw) selalu mengingatkan dalam setiap salat,"Istaqimu". Berdiri luruskan saff. Ini adalah sebuah perintah yang harus kita ketahui dan kita ikuti dan berpegang teguhlah dengannya. "Istaqimu", Luruskan saff dan tegakkan barisan, kemudian Nabi (saw) akan memandang dari kanan kemudian ke kiri. Kehormatan teringgi adalah untuk berada dijalan yang lurus, dalam saf/barisan yang lurus dan Istiqamah (Konsisten). Carilah orang yang berada di jalan yang lurus, yang berdiri tegak di jalan yang lurus, maka dialah orang yang berakal.

Dimanakah kalian wahai Ulama Mesir? Apa yang kalian pahami dari Al-Quran yang Suci? Kami bertanya kepada Ikhwanul Muslimin, darimana mereka mendapat nama ini? Persaudaraan Muslim, Ikhwanul Muslim dan kami juga bertanya kepada Grup Salafi. Darimana mereka mendapat nama ini dan membuat perpecahan diantara umat Nabi Muhammad (saw) kedalam berbagai grup. Dan setiap golongan adalah sesat kecuali satu golongan yaitu Ahlus Sunah Wal Jamaah, mereka satu-satunya yang berada dijalan yang lurus.

Ini adalah beberapa kalimat yang ingin saya sampaikan, yang di inspirasikan didalam hatiku dalam beberapa hari ini. "Wahai manusia tidak adakah di antara kalian seorang yang berakal ?" Mengapa Allah Azza wa Jalla menyebutkan ini didalam Al-Quran yang Suci? Apakah buku ini hanya dongeng belaka? Al-Quran adalah untuk mengajarkan manusia untuk memohon dikrimkan orang yang lurus yang dapat membimbing manusia, dialah orang yang berakal. Tindakannya senantiasa berada dijalan yang lurus, dan hatinya tulus. Dan langkah yang diambilnya mengikuti jejak langkah Nabi Muhammad (saw).
Taubat Yaa Rabbi, taubat Astaghfirullah. Kami memohon kepada Allah (swt) agar malam ini merupakan sebuah permulaan bagi manusia untuk menaruh perhatian yang serius. Untuk rakyat Mesir dan seluruh dunia, agar mereka dapat memahami pelajaran yang dibawa oleh Al-Quran yang Suci. "Alaysa minkum Rajulun Rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal ?" (QS 11:78). Pertanyaan ini akan ada terus sampai hari penghakiman.

Siapakah orang yang berakal tersebut? Apakah kalian bisa mendapatkannya melalui pemilihan umum. Tidak, Tidak pernah. Kami berharap kepada Allah (swt), mudah-mudahan ini akan menjadi awal dari pembukaan zaman baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dimulai dari malam ini, Malam Laylatul Bara'ah yang diberkahi sebagai awal untuk dapat mengatur dan memeprsiapkan hal ini diantara seluruh bangsa. Para Malaikat akan mempersiapkannya dan orang-orang yang tulus dan benar, para ahli ibadah dan orang yang saleh akan mengaturnya.

Taubat Yaa Rabbi, Taubat Yaa Rabbi. Berilah kami pemahaman dari kata-kata Rasulullah (saw). Siapa yang memahami al-Quran yang Agung, maka dia dapat mengerti dan memahaminya. Dan ayat ini sangat jelas,"Alaysa minkum Rajulun Rasyiidun". "Tidak adakah di antara kamu seorang yang berakal ?" (QS 11:78).

Apakah orang itu Abdul Naser? Atau yang lainnya? Dimanakah orang yang benar yang dapat membimbing? Jika orang itu dapat membimbing dijalan yang benar, maka tidak mungkin Mesir akan berakhir seperti ini, setelah sebelumnya diperintah para Raja dan sekarang terjatuh dalam situasi yang buruk seperti saat ini.

Maafkan saya untuk mengatakan hal ini. Saya meminta maaf untuk mengatakan hal ini bahkan terjadi di seluruh dunia Islam. Mereka harus bertanya,"Tidak adakah di antara kamu seorang yang berakal ?" Siapakah Rajulun Rasyid, orang yang dapat membimbing kalian dijalan yang benar? Apakah dia Bashar al-Ashad? Saddam Husein? Abdul Nasser? Dan mereka semua, tidak, mereka tidak dapat membimbing dijalan yang lurus, Tidak pernah. Turks? mereka semua berada dijalan yang salah, karena mereka tidak pernah memohon untuk meminta seseorang yang dapat membimbing manusia dijalan yang benar.

Saat ini didunia muslim tidak ada orang yang bertanya dan meminta Rajulun Rasyid, orang yang berakal yang dapat membimbing manusia untuk berda dijalan yang lurus. Wahai hamba Allah, Wahai Ulama, Astaghfirullah. Taubat Yaa Robbi, Taubat Yaa Robbi, kasihan engkau wahai para Ulama yang tdak dapat memahami kata-kata ini. Kasihan untuk rakyat yang tidak dapat memahaminya. Apakah mereka tidak pernah membaca ayat Suci Al-Quran ini,"Alaysa minkum Rajulun Rasyiidun". "Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal ?" (QS 11:78).

Kata-kata ini berasal dari Quran yang Suci, maka mohonlah kepada Allah untuk mengirimkan kepada kita semua orang yang berakal yang dapat membimbingmu dijalan yang benar. Maka kalian mungkin dapat diselamatkan. Jika mereka tidak memohon orang seperti ini, maka mereka akan habis, dan dimusnahkan dari keberadaan mereka. Yaa Allah Yaa Tuhan kami, maafkan kami, malam ini adalah malam Laylatul Bara'ah yang diberkahi. Kami mohon kepada Mu Yaa Allah, agar malam ini menjadi pembukaan dari zaman yang baru bagi umat Habibullah, Umat Nabi Muhammad (saw). Bi hurmatil Habib Allah (saw). Fatiha.

Mohonlah kepada Allah (swt) agar dikirimkan orang yang dapat membimbing kalian. Wahai Tuhan kami, kirimkan kami orang yang mengerti dan dapat membimbing kami dijalan yang benar. Saya adalah hamba yang lemah. Saya tidak mengetahui apapun, kalimat ini dikirimkan dan di inspirasikan kedalam hatiku dan saya sampaikan kepada kalian. Semoga Allah mengampuniku dan mengampuni kalian semua. Fatiha.(Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs, 3 Juli 2012 Lefke Cyprus).

http://www.sufilive.com/An_Opening_for_the_Nation_of_Sayyidna_Muhammad_pbuh_Will_Begin_with_Lailatul_Bara_a-4422.html


Monday, July 2, 2012

Namus Al-Akbar, Sifat Surgawi Terbesar

 Namus Al-Akbar, Sifat Surgawi Terbesar
Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani qs 
Lefke Cyprus, 1 Juli 2012




Audzubillahi minasy syaithanir rajim, Bismillahir Rahmaanir Rahim.

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zhalim dan amat jahil, sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyirikin laki-aki dan perempuan; sehingga Allah menerima taubat orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang.” (Qur'an Suci Surat Al-Ahzab, Ayat 72-73).

Wahai manusia, jagalah diri kalian dalam aturan surgawi. Jika manusia tidak menjaga dirinya dalam tingkah laku dan sifat surgawi maka mereka tidak ada nilainya. Malaikat Jibril as selalu dikirim kepada Nabi Muhammad (saw) untuk menyampaikan wahyu. Kehormatan manusia adalah jika dia dapat menjaga sifat perilaku surgawi, ini adalah hal yang terpenting. Ketika mereka kehilangan adab dan sifat surgawimaka mereka tidak bernilai baik didunia maupun diakhirat. Malaikat Jibril as, adalah malaikat terbesar yang mencerminkan sifat-sifat perilaku surgawi maka dia dikirimkan kepada Nabi saw. Malaikat Jibril as tidak dikirimkan kepada setiap orang. Kehormatan terbesar manusia adalah sifat surgawi mereka. Jika mereka kehilangan sifat surgawinya maka mereka tidak bernilai.

Ketika Nabi (saw) mendapat wahyu yang terbesar dan itu adalah Laa ilaha illAllah Muhammad Rasulullah. SubhanAllah, Kebesaran Allah diberikan kepada Nabi Muhammad (saw) dengan disandingkan namanya. Sayyidina Muhammad (saw) adalah nabi terbesar diantara para nabi (as). Nabi (saw) membawa kehormatan terbesar sebagai Nabi yang terpilih untuk membawa sifat ilahiah dan wahyu terbesar yang diberikan darisurga. Dan kehormatan manusia tergantung dari sifat surgawi mereka.

Wahai Ulama jelaskan tentang perkara ini kepada manusia apakah arti "Namus" Sifat surgawi atau Heavenly Nature? Darimana dia datang dan untuk apa? Tanggung jawab para Ulama adalah untuk menjelaskan apakah "Namus" ini, yang telah dikirimkan kepada Nabi saw dan namus terbesar dari surga adalah Sayyidina Jibril as. Dan Namus yang dikaruniakan kepada manusia dengan kepercayaan surgawi kepada para ahli amanat (para pembawa amanah), tidak kepada setiap orang. Dan wahyu terbesar diberikan kepada Sang Pemimpin yang Awal dan yang Akhir, Sayyidina Muhammad (saw). Nabi (saw) dikaruniai Namus Al-Akbar karena beliau diberi kehormatan terbesar. Dan kehormatan terbesar bagi kemanusiaan adalah Nabi Muhammad (saw).

Mereka yang kehilangan sifat surgawi dan tidak menghormati sifat surgawi maka mereka tidak memiliki nilai. SubhanAllah, seluruh Nabi datang untuk memberikan nasehat kepada umatnya untuk menjaga sifat-sifat surgawi mereka. Karena kehormatan kalian adalah dengan menjaga sifat surgawi yang telkah diberikan kepada kalian. Jika kalian menyia-nyiakannya maka kalian tidak memilki nilai. SubhanAllah, pelajaran pertama sebagai kewajiban untuk para ulama adalah untuk mengajarkan kepada manusia bagaimana sifat surgawi mereka. "Namus", sifat surgawi  adalah yang memberikan mereka kehormatan terbesar sebagai manusia.

Wahai manusia, carilah orang-orang yang memilki sifat surgawi, janganlah kalian mencari seseorang yang populer dan terkenal dengan berbagai title, gelar dunia yang mereka sandang, tetapi sebenarnya mereka tidak memiliki nilai dimata Allah. Tetapi mohonlah kepada Allah swt untuk mencari kehormatan kalian sebagai manusia, sesuai dengan sifat-sifat surgawi. Jika seseorang tidak menjaga sifat-sifat surgawinya pada dirinya dengan rasa hormat, maka dia adalah orang yang tidak memilki nilai didunia ini dan di akhirat kelak.

Wahai rakyat Mesir, dan seluruh penduduk dunia, carilah orang dengan sifat surgawi (para Wali Allah), karena mereka dapat menyelamatkan kalian. Jika kalian mengabaikannya, maka meskipun kalian telah melakukan pemilihan suara melalui pemilihan umum, seseorang tetap tidak akan mendapat kehormatan melalui suara terbanyak yang diraihnya. Karena nilai seseorang tergantung bagaimana dia dapat menjaga kehormatan dirinya dengan menjaga seluruh sifat-sifat
surgawinya. Sifat surgawi dikaruniakan kepada manusia yang sebagai kehormatan bagi anak-anak bani Adam (as). Maka carilah orang-orang yang memilki sifat surgawi, mereka adalah orang yang tulus yang dapat menyelamatkan kalian didunia ini dan di akhirat dan kalian akan mendapat kehormatan ini.

Wahai anak-anak Adam (as), seluruh  Nabi membawa kehormatan dan kebesaran sifat Ilahiah dari sifat surgawi (Namus). Dan Sifat Sugawi Terbesar dibawa oleh Pemimpin yang Awal dan Akhir, Sayyidina Muhammad (saw). Dan sifat surgawi ini berasal dari Allah (swt) yang disampaikan melalui Malaikat Jibril (as). Dan wahyu surgawi terbesar yang disampaikan kepada Pemimpin Awal dan Akhir, Nabi Muhammad (saw). Maka peganglah erat-erat tali beliau (saw), Beliau (saw) adalah Pemilik Sifat Surgawi Tertinggi, maka kalian akan selamat didunia dan di akhirat dengan mengikuti jalannya. Jika kalian menolaknya maka tidak ada jalan lain untuk menyelamatkan kalian didunia dan di akhirat.

Al-Qura'an yang suci menerangkan segalanya dengan jelas "hum araadzilunaa". "orang yang hina dina (terendah) diantara kami". (QS 11:27). Umat sebelumnya dizaman ketika Nabi (saw) datang dan beliau (saw) menawarkan kepada mereka kehormatan surgawi, dan mereka mengatakan bahwa kau adalah orang yang hina dina diantara kami. Maka bagaimana kami dapat mematuhimu?

Orang yang tidak memilki kehormatan adalah mereka yang menolak kehormatan sifat surgawi. Sifat ilahiah ini berasal dari surga. Wahai manusia ambillah bagianmu, khususnya mereka yang beriman, ambillah bagian sifat surgawimu dari "Namus al-Malakut". Ini adalah sifat yang dapat memberikanmu kemuliaan didunia dan di akhirat. Jika kau kehilangan sifat ini, maka kau tidak akan memilki nilai di dunia ini dan di akhirat kelak. Jangan berpikir bahwa memenangkan pemilihan suara adalah suatu kehormatan. Tidak samasekali. Kehormatan manusia adalah dengan menghargai sifat ilahiah dalam dirinya. Dan Namus (atribut sifat surgawi) berasal dari al-Namus al-Akbar, dimana ini berasal dari surga dan di karuniakan kepada mereka yang dipilih dari langit. Mereka adalah orang-orang pilihan, yang dapat membawa kebaikan surgawi dibumi ini. Sisanya adalah mereka yang tidak memilki kehormatan surgawi.

Wahai rakyat Mesir, dan seluruh manusia didunia, berikan perhatianmu dan berusahalah untuk lebih memahami sifat surgawi, itu artinya adalah memahami Namus (Sifat Ilahiah) yang diturunkan bersama Nabi Muhammad (saw), Pemimpin yang Awal dan yang Akhir. Dia dikirim oleh Tuhan Pemilik Tahta (Arsyi), maka ambillah bagianmu dari sifat surgawi ini, maka kau akan diselamatkan dan diberi kehormatan didunia dan di akhirat. Tidak ada jalan lainnya, jalan yang lain tidak akan memberimu kehormatan dan kebahagiaan. Astagfirullah, ampuni kami dan ampuni mereka Yaa Allah. Wahai orang beriman, teguhkan imanmu kepada Allah swt dan Nabi (saw), dan apa yang dikirimkan bersama Nabi (saw) maka kalian akan selamat. Berusahalah dengan keras dan berusahalah untuk memahami. Aman Yaa Allah, Taubat Yaa Rabbi, Taubat Astaghfirullah.

Pengkhianat terbesar adalah mereka mereka yang kehilangan kepercayaannya, mereka yang melalaikan amanah sifat surgawi yang diberikan kepadanya. Dan Sifat-Sifat Surgawi adalah Kepercayaan (Amanah) dari Surga yang diamanahkan kepada manusia. Siapa yang kehilangan, maka dia kehilangan kehormatannya didunia ini dan di akhirat, dan mereka manusia yang tidak berharga. Taubat Yaa Rabbi. Bertaubatlah kalian kepada Tuhanmu. Beristigfarlah, Astaghfirullah al-Adzim wa atubu ilayh. Taubat Yaa Rabbi.

Yaa Allah, kirimkan kepada kami orang-orang yang tulus yang memilki sifat surgawi, untuk membimbing kami dan mengajari manusia. Orang yang mendapat dukunganMu Yaa Allah, demi kemuliaan Nabi (saw) yang telah Kau kirimkan, yang merupakan rahmatan lil alamin, rahmat kasih sayang bagi semesta alam dan merupakan kehormatan bagi anak bani Adam (as). Sang Pemegang Sifat Ilahiah Tertinggi, Pemimpin yang Awal dan yang Akhir, Sayyidina Muhammad (saw). Fatiha.

Kata-kataku ini bukan berasal dari pikiran egoku, yang tidak akan meningkatkan pemikiranmu. Tetapi kata-kata ini berasal dari inspirasi surgawi. Maka jagalah Sifat Surgawi yang telah Allah karuniakan kepadamu, maka kalian akan selamat didunia dan di akhirat. Jika tidak, maka kau akan dimusnahkan. Astaghfirullah. Taubat Yaa Robb. Fatiha.

Kata-kata ini akan mengguncangkan dunia. Kami mengharapkan perlindunganMU Wahai Tuhan kami. Kata-kata ini tidak berasal dari membaca buku-buku, tetapi berasal dari Inspirasi Ilahiah. Fatiha. Kata-kata ini adalah  puncak tertinggi dari kemanusiaan. Kata-kata ini mengindikasikan bagaimana untuk mencapai puncak tertinggi dari kemanusiaan. Allahu Akbar. Allahu Akbar.

"Namus al-Akbar", JIbril (as) adalah Pemilik Sifat Surgawi tertinggi, oleh karena itu Malaikat Jibril (as)  dipanggil dengan julukan ini, karena Jibril (as) membawa Namus Al-Akbar kepada Nabi Muhammad (saw). Majelis ini dan kata-kata ini bukan berasal dari pikiranku. Pelajaran terbesar bagi umat manusia dan kemanusiaan adalah kata-kata ini. Saya hanyalah hamba yang lemah, yang tidak mengetahui apapun. Janganlah kalian mengklaim bahwa kalian mengetahui segalanya. Yaa Afuw, Yaa Afuw, Wahai Yang Maha Pemaaf, maafkan kami Yaa Allah. Ampuni kami Yaa Allah.

Wa min Allah at Tawfiq

Wahai Rakyat Mesir Banjir Besar Sudah Didepan Pintumu

Wahai Rakyat Mesir Banjir Besar Sudah Didepan Pintumu
Sultan Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani qs
Lefke Cyprus 30 Juni 2012


 

Audzubillahi minas syaithanir rajim, Bismillahir Rahmaanir Rahim.

Kita hidup di akhir zaman, setiap orang harus mengetahui untuk apa dia diciptakan, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Ketika dia meninggalkan ibadahnya maka berbagai musibah akan menimpa dirinya yang berasal dari langit surgawi. Semoga Allah swt melindungi kita dari berbagai bencana. Wahai manusia, kembalilah kepada Tuhanmu, maka Dia akan menyelamatkanmu dari kesulitan dan penderitaan didunia dan hukuman di akhirat. Mereka yang meninggalkan ibadah kepadaNya, maka tidak ada kemanisan hidup didunia, akan ada hukuman di alam kubur dan di padang mahsar (hari penghakiman)

Wahai manusia, berusahalah untuk menyadarkan teman-temanmu, ini sebuah pekerjaan yang lebih penting, urusan politik tidaklah penting, tetapi menyelamatkan saudara-saudaramu jauh lebih penting. Tidak ada kebaikan dari pemilihan umum, semua urusan dunia seperti mengumpulkan harta karun dan uang tidak akan memberi keuntungan kepada kalian. Wahai manusia, kalian telah meninggalkan jalan yang benar, jalan yang Haqq. Mereka meninggalkan jalan yang lurus maka apa yang akan terjadi kepada mereka? Hukuman dari surga yang tidak mereka perkirakan akan menimpa mereka. Dan bencana itu tidak bisa dihindarkan lagi, kecuali bagi merka yang selalu memohon ampunan Allah swt.

Wahai manusia hukuman Allah swt hanya dapat dihindarkan jika kalian mau beribadah kepadaNya dan bertaubat. Jika mereka meninggalkan ibadahnya maka hukuman surgawi pasti akan menimpa mereka. Allah swt berfirman,"qul huwa alqaadiru 'alaa an yab'atsa 'alaykum 'adzaaban min fawqikum aw min tahti arjulikum aw yalbisakum syiya'an wayudziiqa ba'dhakum ba/sa ba'dhin unzhur kayfa nusharrifu al-aayaati la'allahum yafqahuuna (Al-An'am ayat 65)

Katakanlah: " Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan/berperang) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)". (Al-An'am ayat 65).

Dan ini sebuah kepastian bahwa hukuman surgawi akan menimpa mereka yang jahat dan dzalim. Allah swt akan memberikan hukuman balasan kepada mereka. Karena Allah Azza wa Jalla adalah "The Taker of Vengeance", Dia Sang Pemberi Hukuman". Wahai manusia, seriuslah dengan urusan ini yaitu dengan menuruti perintahNya.

Wahai manusia berilah perhatian yang serius dan jangan menganggap ringan Perintah Surgawi. Jika tidak maka tidak ada seorangpun yang dapat menyelamatkan dirimu dan kalian akan merasakan keganasan sebahagian dari kamu yang berasal dari sebagian manusia yang lain (QS 6:65). Kita telah sampai ketitik yang sangat kritis ini. Wahai manusia kembalilah kepada tuhanmu. Jagalah batasan-batasan dalam ibadah kepadaNya dan berikan waktumu untuk penghambaan kepadaNya, maka Allah akan mengkarunaikan kepadamu rahmat kasih sayangNya dan menyelamatkan kita semua dari berbagai bencana yang akan datang dibumi ini dan juga dari azab dan hukuman di akhirat kelak.

Disebutkan oleh seorang Wali Allah (Ibnu Arabi qs), bahwa di Mesir akan terjadi banjir besar. Dan ini adalah salah satu tanda akhir zaman, maka berhati-hatilah kalian. Wahai rakyat Mesir. kalian tak dapat lari kemanapun. Kalian tidak dapat merencanakan atau mempersiapkan sesuatu untuk menyelamatkan dirimu dari hukuman Allah dan kemarahan Ilahi ketika ia datang kepadamu. Sungai Nil akan meluap dan terjadi banjir besar yang akan menenggelamkan seluruh Mesir dan jumlah korban yang tenggelam tak dapat dihitung karena begitu banyaknya.

Allah Yang Maha Mengetahui. Dan ini disebutkan juga oleh Imam Sya'rani qs dimana tinggi Banjir akan menutupi Menara Masjid Muhammad Ali, dimana ini mengindikasikan tingginya banjir di Mesir. Maka waspadalah wahai hamba Allah, kembalilah kejalan Tuhanmu. Dan Allah swt akan memindahkan musibah dan kutukan bencana dari dirimu serta menahan bencana tersbut untuk tidak mengenai dirimu. Semoga Allah swt melindungi kita semua.

Ratusan bahkan ribuan orang akan tewas akibat Banjir Besar di Mesir. Yaa Allah selamatkan kami, Taubat Yaa Rabb. Wahai Ulama Mesir, nasehatilah para hamba Allah, dan selamatkan mereka. Kalian harus memberi peringatan dan menyelamatkan mereka dari bencana banjir ini, karena bencana ini sudah didepan pintu kalian.

Wahai manusia, tidak mungkin seseorang memerintah (mengatur) orang lainnya. Manusia mungkin bisa mengendalikan seekor keledai. tetapi mereka tidak dapat mengendalikan manusia lainnya. Kepemimpinan untuk mengendalikan atau mengatur manusia adalah dengan aturan Surgawi, berasal dari surga, bukan dari dunia ini. Karena itulah sejak awal dimulainya aturan dunia ini para hamba Allah, dipimpin oleh seorang Raja atau Sultan. Tetapi saat ini mereka mengendalikan situasi dan mengatur manusia dengan mengikuti aturan setan dan setan membawa seluruh bangsa kedalam situasi yang sangat buruk.

Wahai rakyat Mesir, selamatkan dirimu, jangan menyibukkan dirimu dengan pemilihan umum untuk memilih seseorang sebagai pemimpin. Lebih baik kalian bertaubat dan kembali kejalan Allah. Maka Dia akan menyelamatkanmu. Kata-kata ini datang kedalam hatiku dibulan yang diberkahiNya, dimalam jumat Syaban. Semoga Allah swt melindungi kita semua. Tawabtub alayna, Taubat yaa Rabb. 

Akan ada banyak kejadian buruk yang juga akan menimpa Turki. Akan terjadi perang besar Malhamah  Kubra (Armageddon) di lembah Amuq. Ini berada di Iskandariun, mereka menyebutnya Lembah Amuk. Ini adalah perang terbesar. Pasukan surgawi, mereka akan turun dari atas dengan 80 bendera ke lembah Amuq. 80 Pembawa bendera akan datang dari negeri Syam (Damaskus Syiria), dengan pengertian satu bendera adalah satu divisi, bahkan jauh lebih besar dari divisi. Akan ada pasukan tentara Muslim yang akan datang dari Damaskus (Syiria) dan akan terbagi menjadi 3 bagian.

Sepertiga bagian dari mereka akan syahid, sepertiga lagi akan desersi melarikan diri, dan sepertiga terakhir akan terus berperang dengan gigih sehingga mereka akan memperoleh kemenangan. Mereka akan berperang melawan banu Asfar (Rusia), bangsa berkulit kuning dan pasukan Muslim akan mengalahkan Banu Asfar (Rusia). Dan mereka akan bergerak menuju Istanbul (Constantinople) dan kemudian Sayidina Mahdi as akan muncul, semoga Allah swt melindungi kami semua. Yaa Rabbi, Yaa Allah.

Ini semua disebutkan didalam buku yang ditulis seorang Qutub, dari Mesir seseorang yang sangat perkasa akan muncul dengan kekuatan yang besar, dan  namanya adalah Ahmad, dan dia akan menyerang dari Mesir ke Syiria. Dan orang ini akan memenggal kepala orang yang menolak Allah Azza wa jalla dan Ke Maha Perkasaannya, dan juga mereka yang menolak untuk dipimpin oleh Raja dan Sultan. Dia akan memberantas orang-orang ini kemudian akan menaklukkan Syiria kemudian akan bergerak ke Lembah Amuq dan disanalah terjadi Armageddon (Malhamah Kubra), perang terbesar. Dan dikatakan bahwa muslim akan menang dan menggantikan orang yang menolak perintah Allah (swt) dan Nabi (saw), dia akan memenggal kepala mereka semua, dan tak ada seorangpun yang dapat menyelamatkan dirinya. Kekuatan ini datang dari Syam (Damaskus).

Ini adalah hal yang sangat penting dimana semua umat manusia harus mengetahuinya. Dan dikatakan, ketika kekuatan Islam muncul kembali maka dimulai dari Mesir kemudian ke Syiria dan ini dikatakan "Mim", yang berarti Moskow, Rusia akan dibersihkan dari bumi ini. Tidak ada lagi kekuatan mereka yang tersisa. Mereka akan melarikan diri kenegaranya. Dan ini telah disebutkan dalam kitab tua dari Arab dan Turki.

Wahai manusia berhati-hatilah kalian, jagalah agamamu dan tingkah lakumu, jagalah adabmu, dan ibadahmu kepada Allah Azza wa Jalla, sehingga akhiranmu akan berakhir baik (khusnul khatimah). Jika tidak, maka kau akan berada diantara milyaran orang yang akan binasa. Semoga Allah swt melindungi kami semua, Amin. Fatiha. Seseorang yang sangat kuat dari Mesir ini bernama Ahmad, dan pedangnya akan bersimbah darah dari "Mim", Moskow orang Bani Asfar (Rusia) dan mereka akan dikalahkan dan tak seorangpun yang akan tersisa.  janganlah kalian takut, semua telah dipersiapkan. Allah..Allah..Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...