Friday, July 19, 2013

Jadilah Hamba yang Senantiasa Bersyukur

Jadilah Hamba yang Senantiasa Bersyukur
Mawlana Syaikh Muhammad Hisyam Kabbani qs
Kutbah Jumat, Fenton, 19 Juli 2013






Alhamdulillah kita telah diberi kehormatan dengan Islam dan dihormati kita dengan Sayyidina Muhammad (saw) dan kami berterima kasih kepada-Nya untuk nikmat-Nya lahiriah dan batiniah dan memberi kita kehidupan. kita bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Dia tidak memiliki mitra, dan kami bersaksi bahwa Sayyidina Muhammad (saw) adalah Nabi dan Rasul. saw dan keluarganya dan sahabantnya khusus pada empat khalifah yang mendapat petunjuk Sayyidina Abu Bakar as-Siddiq (ra), Sayyidina Umar (ra), Sayyidina 'Utsman (ar) dan Sayyidina' Ali (ra)  

Wahai orang beriman kita sekarang berada dalam bagian 10 hari Ramadan kedua. Dalam 10 hari pertama Ramadhan Allah membusanai hamba-Nya dengan rahmat. Sepuluh hari pertama adalah rahmat dan hari ini adalah tanggal 10 ramadan atau 11 Ramadan. Dan Allah akan membusanai kita dari rahmat-Nya karena hamba Allah yang sedang berpuasa dan mengingat-Nya dengan menjaga puasa mereka, berarti mereka bersyukur kepada-Nya karena Allah swt memberi mereka Ramadan dan mereka yang bersyukur kepada Allah Dia akan memberi mereka lebih sebagaimana Dia mengatakan dalam Al-Qur'an: wa La in shakartum la-azidanakum.

Kita harus bersyukur untuk setiap saat dalam hidup kita. Dia memberikan kita nafas, nafas masuk dan keluar, dan kami harus berterima kasih padaNya sampai nafas terakhir, Dia memberikan kita bisa bernapas dengan mudah dan Dia memberi kepada kita apa yang kita butuhkan untuk makan dan kehidupan. Itu sebabnya tingkat bersyukur kepada Allah adalah salah satu yang paling penting bagi manusia. Dan bukan hanya bersyukur kepada Allah tetapi berterimakasih satu sama lain. Untuk tidak menjadi kasar. Ada orang yang lupa, mereka tidak berterima kasih dan mereka lupa berterimakasih.

Dan apa yang Nabi (saw) katakan? Allah akan senang dengan hamba yang memakan makanan-Nya dan mengatakan terima kasih kepada Allah, Syukur Alhamdulillah Yaa Allah.. yahmidoo `alayhaa aw yashribu abu-shirb wa yahmidullah` alayhaa. Jika kita tidak makan atau minum apa yang akan terjadi? Kita akan sakit. Oleh karena itu kita harus berterima kasih pada-Nya dalam segala hal Dia yg memberikan, baik besar atau kecil.

Dan ketika kita mengambil makanan kita, bahkan setiap gigitan kecil kami harus mengucapkan terima kasih kepada Allah yang memberikan kita makanan, harta dan apa pun yang kalian dapatkan adalah dari Allah, setiap gigitan yang Anda makan adalah dari Allah dan setiap tegukan minuman adalah dari Allah.

Dan suatu hari Nabi (saw) salat menyembah Allah dimalam hari sampai kedua kakinya menjadi bengkak. Dan mereka berkata kepada Nabi (saw), attakallafu hadza wa qad Ghafar lak alalhu maa taqadama min dhanbika ... mengapa engkau membebani dirimu seperti ini ketika Allah (swt) telah mengampuni dimasa lalumu dan masa depan Anda. Nabi (saw) mengatakan, bukankah aku harus menjadi hamba yang bersyukur. Maka setiap hari didepan kita, adalah sangat penting untuk selalu mengatakan Syukur ya Rabb dan bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia berikan.

Orang-orang yang mendukung hijrah Nabi (saw) dari Mekah ke Madinah, Ansar, dan muhajirun mengatakan mereka mengambil semua pahala dan ganjarannya yang hari ini kita tidak pernah melihat orang-orang yang murah hati seperti mereka. Dan kaum Muhajirun berkata kepada Nabi (saw) bahwa kita tidak pernah melihat orang seperti mereka yang begitu murah hati. Dan Syukur Alhamdulillah bahwa Allah (swt) memberikan semua orang sesuatu yang dia bisa memberikan untuk mengikuti sunnah Nabi (saw) dan perintah Allah swt, yaitu untuk memberikan apa yang Allah telah berikan kepada kalian dan memberikan dari apa yang Ia berikan.

Dan tidak ada cara lain, jalan Nabi dan sahabat adalah cara yang terbaik, meskipun tidak semua dari mereka. Lihatlah perlakuan mereka berhubungan rasa kasih sayang mereka kepada orang sakit atau tunawisma atau jika kalian tidak dapat memberikan, maka senyumlah kepada mereka adalah yang terbaik. Nabi (saw) mengatakan kamu berdoa untuk mereka dan berterima kasih kepada mereka bahwa mereka memiliki semua karakteristik yang baik ini.

Bahkan Nabi (saw) ingin setiap orang bersyukur kepada Allah terlebih dahulu dan kemudian mengucapkan terima kasih kepada orang yang memberikan nikmat untuk Anda. Hari ini jika seseorang datang kepada Anda dan mengatakan aku butuh 10.000 dolar dapatkah Anda membantu saya, dan Anda katakan, ok ini aku berikan.

Bahwa ia akan membayar kembali dalam waktu 2-3 bulan. Anda memberikan nikmat dan kemudahan untuk dia dan kemudian kalian tidak melihat dia lagi. Jika berpapasan denganmu, orang yang meminjam uangmu ia akan menghindari Anda. Bahkan jika kejadiannya adalah seperti itu maka Nabi (saw) berkata, berikan kepada orang apa yang bisa kalian berikan, jangan tidak berusaha memberi, atau tidak memberinya dari awal.

Ketika kalian meminjamkan uang, maka Syaikh saya selalu mengatakan, Anda harus berpikir apakah dia akan mengembalikannya kembali atau tidak, jika ia tidak akan mengembalikannya, karena kebanyakan orang, kemudian memutuskan tidak membayar hutangnya, maka miliki niat Anda berikan karena Allah dan Anda memutuskan jika ia tidak mengembalikannya maka kau menjadi kebingungan sehingga kalian tidak jadi memberi.

Siapa pun yang membantumi maka katakan kepadanya jazaakallahu khayran. Kalian harus melakukan yang terbaik dari apa yang dapat dilakukan untuk menunjukkan terimakasihmu untuk dia.

Jadi kita telah memasuki 10 hari kedua yaitu ampunan Allah, maka kita harus mengampuni saudara-saudara kita di hari ini karena Allah (swt) mengampuni kita. Memaafkan dari awal, dan kami bersyukur kepada Allah (swt) atau semua nikmat yang Dia berikan keada kita, dengan mengatakan Shukran Lillah.

Hari ini sangat panas, dan panasnya sekitar 100 derajat F, sekitar 40 derajat C, atau 36, 37C. Dan setiap orang dari kalian berpuasa hari ini. Kami berusaha untuk memudahkan kita semua dengan pendingin udara untuk membuat orang senang dan nyaman tinggal di masjid dan merasa rileks. Bayangkan jika di sini panasnya adalah 37 C, maka berapa panas di Mekah dan Madinah? Mungkin 40C lebih dan pikirkan jaman dahulu jika Ramadhan datang di musim panas, maka. bagaimana Sahabat an-Nabi (saw) berpuasa ketika itu tidak ada AC dan mereka sedang berpuasa dan tinggal di gurun yang panas. Dan mereka senantiasa berkata Syukran ya Allah.

Jika panas yang datang seperti panas api neraka, maka tidak hanya menjadi seperti 100 derajat Fahrenheit, atau 40C. Tidak seperti itu tetapi akan menjadi seperti panas di tengah matahari, panas pusat matahari adalah 50 juta derajat Celcius. Dan bayangkan panas api neraka, dimana dari panas api neraka pada hari itu, otak kita akan mendidih. Jika Allah (swt) ingin menghukum kita, maka Dia akan membuat kita merasa segala macam kesulitan.

Kita harus berterima kasih kepada-Nya untuk menjadikan kita sebagai Muslim. Dia mengatakan siapa pun yang mengatakan la ilaha illALlah, diikuti oleh Muhammad Rasulullah, maka dia akan masuk surga. Kita harus bersyukur kepada Allah untuk itu. semoga Allah mengirim kami semua ke surga-Nya. Amin Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq

Sumber: https://www.facebook.com/notes/arief-hamdani/jadilah-hamba-yang-senantiasa-bersyukur/10151622841384961

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...